Untuk informasi terkini mengenai kasus David Hartanto, silahkan kunjungi www.davidhartanto.com
Senin, Maret 02, 2009
Apakah anda beresiko terkena osteoporosis?
Siapa saja yang berisiko berisiko tinggi terhadap osteoporosis? Berikut ini sembilan golongan yang termasuk berisiko tinggi mengalami keropos tulang.
1. Penderita Hiperparatiroid
Meskipun rendah persentase kejadiannya, hormon paratiroid yang terletak di leher depan kita berdekatan dengan kelenjar tiroid, dapat mengalami keganasan atau tumor. Pada situasi ini, jumlah hormon yang beredar di dalam tubuh akan meningkat. Padahal, seperti kita ketahui, hormon ini sangat erat hubungannya dengan sel osteoclast dalam tulang. Akibatnya, sel-sel osteoclast akan mengalami peningkatan aktivitas.
Akan lebih banyak senyawa kalsium yang diambil dari tulang sehingga menimbulkan peningkatan pesat kadar kalsium dalam darah. Kondisi semacam ini menyebabkan penderita mengalami penurunan selera makan, kemunduran dalam kekuatan otot, nyeri perut, dan pengeroposan tulang bila terjadi secara berlanjut.
2. Penderita Hipertiroid
Sebutan lain untuk hipertiroid adalah basedow. Gejala penderita cukup beragam, tidak sama satu sama lain. Namun, secara umum ditandai oleh mudah berkeringat, lemas, gugup, lekas marah, cemas, gelisah, tidak bisa tidur, lapar terus (anehnya, meskipun sudah makan, berat badan malahan turun), sembelit atau justru diare, tangan gemetar, haid tidak teratur, tekanan darah meninggi, rambut mudah rontok, dan pengeroposan tulang.
Penyebab hipertiroid adalah berlebihnya kadar hormon tiroksin yang dihasilkan oleh kelenjar gondok. Akibatnya, pertukaran zat dalam tubuh meningkat jauh di atas normal. Pengatur metabolisme tubuh menjadi terlalu aktif, termasuk metabolisme kalsium. Pada kondisi tersebut terjadi pembuangan kalsium secara besar-besaran melalui air seni maupun tinja. Untuk mengimbanginya, terjadilah proses demineralisasi tulang yang lebih aktif.
3. Penderita Anoreksia Nervosa
Penderita anoreksia nervosa (kelainan pola makan) akan melakukan pembatasan konsumsi makanan secara tidak wajar. Mereka akan berupaya mati-matian untuk menjaga berat badan dan bentuk tubuhnya, serta mengendalikan kebiasan makan yang ketat. Seringkali mereka melakukan kegiatan olahraga yang berlebihan dalam upaya mencapai bobot badan ideal menurut imajinasinya.
Pada awalnya penurunan bobot badan yang dilakukan kelihatan cukup realistis. Namun, setelah mencapai target, mereka menetapkan bobot ideal yang lebih rendah. Secara psikologis, mereka sangat peka terhadap kritikan mengenai bobot badan. Diet yang dilakukan seolah-olah menjadi pola hidup. Mereka sebenarnya memiliki rasa lapar yang normal, tetapi rasa lapar tersebut dikontrol dengan ketat.
Makanan berlemak nyaris tidak tersentuh, padahal kandungan energinya tinggi. Penderita anoreksia adalah individu-individu yang memiliki kepedulian tinggi terhadap aspek gizi. Sayang sekali terjadi distorsi pengetahuan gizi, sehingga mereka tidak mampu mempraktikkan konsep-konsep informasi gizi yang diterimanya. Karena itulah penyakit osteoporosis mudah sekali menyerang mereka.
4. Hamil dan Menyusui
Semasa hamil, penyerapan kalsium di dalam usus ibu akan meningkat untuk memenuhi kebutuhan kalsium bagi bayi yang dikandungnya. Apabila konsumsi kalsium harian pada ibu rendah, kebutuhan bayi akan kalsium terpaksa dipenuhi dari cadangan kalsium yang ada pada tulang ibunya. Hal yang sama juga dapat terjadi selama menyusui. ASI sangat diperlukan oleh bayi untuk hidup sehat, dan salah satu komponen penting pada ASI adalah kalsium. ASI rata-rata mengandung kalsium sebanyak 300 mg per liter. Oleh karena itu, konsumsi kalsium harus ditingkatkan selama menyusui. Jumlah konsumsi yang dianjurkan selama hamil dan menyusui masing-masing sebesar 1.200 mg per hari.
Remaja yang sedang tumbuh (11-24 tahun) dianjurkan mengonsumsi kalsium 1.200 mg per hari. Jarak kehamilan yang terlalu dekat tentu akan mempercepat kehilangan kalsium tulang, terutama bagi yang konsumsi hariannya kurang cukup. Dengan kehamilan yang diatur jaraknya (misalnya 2-3 tahun), diharapkan status kalsium ibu akan kembali normal sebelum hamil dan menyusui berikutnya.
5. Pola Makan yang Tidak Tepat
Makan hendaknya tidak diartikan sebagai rutinitas belaka. Dari aspek kesehatan, pola makan yang salah dapat membahayakan. Pola makan yang sangat mendukung osteoporosis adalah pola makan yang sangat rendah kalsium serta vitamin A, D, dan K. Kecukupan vitamin sebaiknya dipenuhi dari sumber alami, seperti sayuran-sayuran berdaun hijau tua.
Konsumsi tinggi kafein dapat menyebabkan pembuangan kalsium secara besar-besaran dalam air seni. Menghindari konsumsi protein yang terlalu banyak juga dapat mencegah osteoporosis. Hal ini disebabkan protein yang tercerna tubuh, melepaskan asam dalam aliran darah. Asam tersebut akan dinetralisasi tubuh dengan mengurai kalsium dari tulang.
Serat pangan yang dikonsumsi secara berlebihan juga kurang baik bagi tubuh. Serat pangan akan mengikat sebagian besar senyawa makanan dalam usus dan juga menghambat penyerapannya. Senyawa yang paling mudah berikatan dengan serat pangan adalah mineral, termasuk kalsium.
6. Pemakai Obat Kortikosteroid
Perbedaan obat dan racun sangatlah tipis, yang membedakan hanyalah dosis yang dipakai. Beberapa jenis obat dapat mengganggu kepadatan tulang. Pola yang ditimbulkan dapat berwujud gangguan dalam penyerapan kalsium atau gangguan terhadap mekanisme kerja hormon pengatur seperti yang terdapat pada obat golongan kortikosteroid.
Obat kortikosteroid tergolong istimewa, banyak jenis penyakit yang dapat disembuhkan. Obat ini digunakan untuk mengobati penyakit asma, bronkiale, alergi makanan, alergi obat, biduran, rhinitis alergi (kelainan hidung), artritis (kelainan sendi), dan penyakit lain karena proses alergi. Sayangnya, bila digunakan dalam waktu yang lama akan berakibat buruk untuk penggunanya.
Obat tersebut, selain dapat menimbulkan tukak lambung, juga dapat mengacaukan kadar gula darah, kemunduran elastisitas kulit, katarak, pertumbuhan bulu-bulu tambahan di luar proporsi, memudahkan seseorang terjangkit infeksi, bengkak di wajah dan kaki, hipertensi, dan kerapuhan tulang (osteoporosis).
7. Perokok
Sedikitnya 25 jenis penyakit timbul karena kebiasaan merokok, antara lain kanker kandung kemih, kanker paru, penyempitan pembuluh darah, yang dapat menyebabkan penyakit jantung dan stroke, serta kelainan osteoporosis. Efek merugikan atas kepadatan tulang berbanding lurus dengan masa penggunaan dan banyaknya rokok. Kebiasaan merokok satu batang sehari dalam satu bulan dapat mengakibatkan penurunan massa tulang sebesar 0,004 persen.
Belum diketahui pasti bagaimana merokok dapat mengakibatkan osteoporosis. Diduga, zat-zat dalam rokok mencetuskan pemecahan hormon esterogen pada wanita dan testosteron pada laki-laki secara berlebihan. Akibatnya, jumlah hormon dalam tubuh akan menurun. Dengan menurunnya kedua jenis hormon tersebut, pemeliharaan tulang jelas akan terpengaruh.
8. Peminum Kopi Berlebihan
Banyak yang berpendapat bahwa daya tarik minum kopi ada pada cita rasanya, kesan ritual, dan kehangatan yang ditimbulkannya. Namun, sebetulnya daya tarik utama kopi terletak pada kandungan kafein yang tinggi. Sebagai bahan penyegar, kafein dapat menghilangkan rasa kantuk, reaksi gerak lebih cepat, kewaspadaan dan konsentrasi meningkat.
Sayangnya, minuman ini juga membawa dampak yang buruk bagi kesehatan kita, akan terjadi peningkatan kadar kolesterol sebesar 36 persen, penurunan kadar vitamin B6 sebesar 21 persen, dan penurunan kepadatan tulang sebesar 0,0023 persen. Hal itu akan terjadi bila seseorang minum tiga cangkir kopi setiap hari selama dua minggu.
Penurunan kepadatan tulang ini belum diketahui secara pasti, tetapi para ilmuwan menduga peningkatan pembuangan kalsium terjadi melalui pembuangan air seni akibat efek diuretik kafein.
9. Peminum Alkohol
Secara meyakinkan alkohol dapat mengakibatkan kerusakan banyak organ tubuh. Pada otak akan terjadi kerusakan sel-sel saraf sehingga timbul gangguan fungsi berpikir, rasa, dan perilaku. Pada dinding dalam lambung terjadi luka-luka kecil.
Ancaman yang turut membayangi adalah kerapuhan tulang. Kondisi ini bisa terjadi lantaran adanya kegagalan yang sistematis sifatnya dalam pemeliharaan kadar mineral kalsium yang merupakan unsur penting dalam kepadatan tulang.
Adanya luka-luka kecil yang menahun pada lambung akan mengakibatkan perdarahan di lambung. Meskipun kecil bentuk lukanya, karena berlangsung dalam waktu lama, jumlah darah yang keluar menjadi banyak.
Telah kita ketahui bahwa jumlah kalsium dalam darah cukup banyak. Jika banyak darah yang keluar dari tubuh, akan banyak pula jumlah kalsium yang keluar dari tubuh, sehingga pengurangan atau penyerapan kalsium dari tulang semakin besar dan menandakan bahwa tulang semakin rapuh dengan berkurangnya kalsium tersebut. @
Kamis, Februari 26, 2009
15 Langkah Menurunkan Berat Badan
Masalah berat badan merupakan masalah yang sangat pelik dan sering dipertanyakan oleh pasien yang saat ini mengalami kegemukan. Menjadi gemuk merupakan mimpi buruk bagi sebagian orang terutama bagi mereka yang sangat memperhatikan penampilan. Kegemukan juga akan menguras kepercayaan diri seseorang sehingga akan berpengaruh terhadap karir orang yang bersangkutan. Berikut 15 langkah yang bisa diikuti untuk mengendalikan berat badan.
1. “Saya harus bisa!!!” Tanamkan tiga kata itu dalam diri anda sebagai langkah pertama. Walau banyak godaan datang menghadang, asal anda selalu ingat bahwa anda harus bisa menurunkan berat badan maka anda telah berada di jalur yang tepat. Jadikan orang orang yang telah berhasil menurunkan berat badan sebagai motivator anda untuk menundukan godaan yang datang.
2. Sarapan merupakan hal yang wajib dilakukan. Jangan pernah meninggalkan rumah di pagi hari tanpa menyentuh sesuatu untuk dimakan sebab makanan ini akan memberikan anda cukup tenaga untuk beraktifitas seharian. Tidak perlu sarapan makanan yang berat berat, cukup pisang, yogurt, sereal, roti dan lain lain sebab makanan ringan yang mengandung banyak serat dan protein akan memberikan anda rasa kenyang hingga tiba waktunya makan siang.
3. Sediakan waktu sejenak untuk membaca kandungan gizi pada kemasan makanan. Yang perlu diperhatikan disini adalah kalori sebab zat inilah yang sangat berperanan dalam menambah berat badan anda bila dikonsumsi secara berlebihan. Sesuaikan kebutuhan energi/kalori anda dalam sehari dengan catatan yang tertera dalam kemasan tersebut.
4. Jangan melakukan diet. Untuk jangka pendek memang diet akan menurunkan berat badan anda, namun bila diet anda hentikan maka berat badan anda akan bertambah kembali. Makan makanan yang aneh aneh untuk diet atau mengurangi beberapa jenis makanan tidak akan membuat berat badan anda turun. Yang penting dilakukan adalah memilih makanan yang seimbang nilai gizinya sesuai dengan kebutuhan tubuh anda sehingga kalori yang dimakan akan dimanfaatkan secara optimal.
5. Selalu makan secara teratur. Tubuh secara unik akan menurunkan metabolisme bila sedang lapar, hal ini tentu tidak bagus untuk proses penurunan berat badan. Untuk menghindari hal tersebut maka buatlah pola makan harian yang bisa dan rutin anda lakukan setiap hari. Pastikan jadual makan anda tersebut sedikitnya 3 kali sehari.
6. Perbanyak konsumsi serat. Serat sangat penting untuk menjaga agar tubuh tetap sehat. Serat yang kita makan sehari hari berfungsi untuk membantu menurunkan kolesterol dan memperlancar pengosongan saluran pencernaan. Serat juga bisa mempercepat rasa kenyang sehingga secara alami mengurangi porsi makanan yang tidak berguna. Sebagian besar serat mempunyai kandungan air yang tinggi dan kalori yang rendah sehingga sesuai dengan makanan yang kita butuhkan untuk menurunkan berat badan.
7. Makanan sehat selalu menjadi pilihan utama. Pilihlah makanan yang sedikit mengandung lemak jenuh. Perbanyak konsumsi buah buahan dan sayur sayuran. Pilih minyak sayur sebagai sumber lemak karena mengandung lemak tak jenuh dalam porsi tinggi. Makan makanan yang banyak mengandung Omega 3 seperti ikan.
8. Olah raga. Sesuaikan olah raga yang anda pilih dengan kondisi tubuh anda. Salah satu olah raga yang sehat, murah dan bisa dilakukan oleh semua orang adalah jalan kaki. Berjalanlah minimal 5 kilometer sehari. Usahakan selalu untuk menambah jarak anda berjalan. Ingat, olah raga tidak hanya menurunkan berat badan anda tetapi juga membuat tubuh anda lebih sehat.
9. Buang kebiasaan ngemil di malam hari. Ngemil di malam hari akan menghancurkan upaya anda menurunkan berat badan sebab kalori yang anda makan setelah makan malam akan tertimbun di dalam tubuh. Menggosok gigi setelah makan malam turut membantu anda untuk mengurangi keinginan untuk ngemil.
10. Perbanyak konsumsi protein. Memakan makanan yang mengandung protein dalam jumlah banyak akan membuat perut anda kenyang dalam beberapa jam sehingga mengurangi kebutuhan anda akan makanan yang mengandung kalori tinggi.
11. Buang kebiasan buruk yang membuat berat badan anda bertambah dan gantikan dengan kebiasaan yang lebih sehat. Misalnya mengganti gula yang anda gunakan membuat kopi dengan gula yang rendah kalori, menghindari makan gorengan dan lain lain.
12. Jadikan orang orang disekitar anda sebagai motivator. Mereka akan membantu anda memberikan dorongan bila suatu saat anda mengalami kejenuhan dengan program penurunan berat badan yang sedang anda lakukan.
13. Catat setiap perkembangan yang terjadi pada diri anda selama anda mengikuti program penurunan berat badan. Bila perlu bandingkan pencapaian anda dengan pencapaian teman anda yang melakukan program sejenis. Hal ini sekaligus menjadi motivator dalam mencapai tujuan anda menurunkan berat badan.
14. Minum yang cukup. Beberapa ahli gizi mengatakan dengan minum yang cukup maka anda akan terhindar dari makan yang berlebihan. Dianjurkan untuk minum air 6 sampai 8 gelas sehari.
15. Apakah anda ingin menurunkan berat badan sekaligus membuat tubuh sehat? Untuk itu, jangan pernah berpaling dari tujuan anda sebenarnya yaitu menurunkan berat badan. Ingat selalu untuk memotivasi diri sehingga tujuan yang anda inginkan segera tercapai.
Jumat, Februari 20, 2009
Diet Rendah Karbohidrat, Masih Amankah?
Salah satu fad diet yang sempat jadi tren beberapa waktu silam adalah diet rendah karbohidrat atau low carbohydrate diet (low-carb diet). Diet semacam ini sering disebut diet Atkins karena diperkenalkan oleh seorang ahli nutrisi asal Amerika, Dr. Robert Coleman Atkins, tahun 1970 silam. Uniknya, diet rendah karbohidrat justru populer di tahun 2000-an.
TURUN DRASTIS
* Menurut ahli nutrisi dari Klinik Nutrifit Jakarta, Dr. Samuel Oetoro, M.S., Sp.GK, diet rendah karbohidrat merupakan diet yang membatasi sumber karbohidrat.
Para penganut diet semacam ini tak mengonsumsi nasi, kentang, roti, dan sumber karbohidrat lainnya. Padahal, karbohidrat merupakan salah satu nutrien penghasil energi, selain protein dan lemak.
Karbohidrat terdiri dari tiga elemen, yaitu karbon, hidrogen, dan oksigen. Setiap gram karbohidrat menghasilkan empat kalori energi. Fungsi karbohidrat tak main-main. Karbohidrat berguna memacu otak dan otot-otot tubuh, serta memasok energi ke berbagai fungsi tubuh seperti alat pernafasan dan jantung.
Karena tak mengonsumsi karbohidrat, para pengikut diet rendah karbohidrat mendapat energi dari makanan yang tinggi protein dan lemak. “Konsekuensinya, mereka meninggikan konsumsi protein. Sumber proteinnya diperoleh dari daging. Padahal kita tahu, daging mengandung lemak. Akibatnya, selain kadar protein dalam tubuh tinggi, lemaknya juga tinggi,” jelas Samuel.
Ia menambahkan, “Enaknya diet seperti ini, kenyangnya lebih tahan lama. Karena makanan yang mengandung protein dan lemak akan membuat kita merasa lebih kenyang. Tetapi pendapat itu keliru, karena asupan lemak jadi berlebihan.”
Masih menurut Samuel, diet rendah karbohidrat memang awalnya sangat menggembirakan bagi orang-orang yang sedang dalam program penururan berat badan. Menurut penelitian, pada enam bulan pertama, berat badan bisa turun drastis, terutama dalam waktu dua atau tiga bulan pertama. Meski penurunannya pada setiap orang berbeda-beda, dalam enam bulan, berat badan bisa turun sampai 10 kg! Namun, setelah enam bulan, berat badan cenderung turun pelan dan sedikit sekali. Jika akan diturunkan lagi biasanya susah.
Jika dibandingkan diet gizi seimbang dan rendah kalori (artinya tetap ada sumber karbohidrat, protein, dan lemak yang baik dengan jumlah cukup), penurunan pada diet rendah karbohidrat pada enam bulan pertama memang lebih cepat. “Tetapi setelah enam bulan sampai satu tahun, hasilnya sama. Karena kalau diet rendah karbohidrat pernurunannya pelan-pelan, sedangkan diet gizi seimbang masih turun terus. Hasil akhirnya setelah satu tahun, sama,” ujarnya.
SEBABKAN DEHIDRASI
* Selain itu, menurut Samuel, cepatnya penurunan berat badan ini lantaran ikut keluarnya air dalam tubuh.
“Hal ini disebabkan adanya metabolisme atau proses pembakaran dalam tubuh. Kalau seseorang tidak makan karbohidrat, air cenderung dikeluarkan. Padahal dalam penurunan berat badan, yang harus diturunkan adalah lemak, bukan kadar air dalam tubuh.”
Akibatnya, jika terlalu banyak cairan tubuh yang keluar, orang tersebut bisa mengalami dehidrasi atau kekurangan cairan. Idealnya, jika sedang dalam tahap pelangsingan badan, seminggu menurunkan berat antara setengah sampai satu kilo gram. Jadi, sebulan maksimal turun sekitar empat kilo gram. “Bisa saja turun sampai 5-6 kg tetapi harus dalam pengawasan ketat dokter gizi. Kalau tidak, bisa terjadi komplikasi penyakit,” ungkap Samuel.
Selain itu, diet rendah karbohidrat juga sangat berisiko menyebabkan penyakit karena tingginya asupan protein dan lemak tinggi. Antara lain bisa menyebabkan hiperkolesterol (tinggi kolesterol), menambah risiko penumpukan lemak berlebihan, dan penyumbatan pembuluh darah. Kelebihan protein dan lemak juga akan membebani ginjal. Kalau seseorang melakukan diet seperti ini selama bertahun-tahun, ginjalnya bisa rusak.
Seseorang yang telah telanjur terkena gangguan tersebut harus segera diobati dan ditangani oleh dokter di bidangnya. Misalnya, penanganan sakit ginjal dan jantung. “Selain itu, pola dietnya juga harus segera diubah dalam diatur ulang,” kata Samuel melanjutkan.
KARBOHIDRAT YANG ’BERSAHABAT’
* Karbohidrat bukan sesuatu yang patut ditakuti. Yang penting, Anda perlu mengetahui jenis-jenis karbohidrat yang “aman” dikonsumsi.
Ada dua macam karbohidrat, yaitu karbohidrat simpleks dan kompleks. Karbohidrat simpleks merupakan karbohidrat yang cepat diserap tubuh, karena sudah berupa butiran-butiran gula yang mengandung glukosa dan siap diserap. Yang termasuk karbohidrat simpleks antara lain gula pasir, gula jawa, dan gula jagung. Makanan yang juga mengandung karbohidrat simpleks, yaitu susu, permen, dan cookies.
Berbeda dari karbohidrat simpleks, karbohidrat kompleks dicerna dan diserap perlahan-lahan, sehingga kadar gula dalam tubuh naik secara perlahan. Karbohidrat jenis ini pun lebih banyak mengandung serat dan vitamin. Contoh karbohidrat kompleks antara lain nasi, roti, kentang, jagung, dan pasta.
Nah, dalam diet gizi seimbang, yang dikonsumsi adalah karbohidrat kompleks. Namun, tak berarti semua karbohidrat simpleks buruk. “Yang penting, membatasi asupannya,” tegas Samuel. Salah satu karbohidrat simpleks yang tetap bisa dikonsumsi adalah susu yang merupakan sumber kalsium dan vitamin D. “Bisa pilih susu rendah lemak yang saat ini banyak dijual.”
DIET GIZI SEIMBANG
* Untuk menurunkan berat badan, Samuel menganjurkan diet rendah kalori dan gizi seimbang.
Dalam diet ini, Anda tetap mengonsumsi makanan lengkap di mana terdapat sumber karbohidrat, protein, dan lemak. “Jadi, komposisinya lengkap, tetapi jumlahnya dikurangi. Tidak seperti diet rendah karbohidrat, dalam diet gizi seimbang semuanya berimbang, mulai dari karbohidrat, lemak, dan protein. Sehingga tidak terjadi gangguan metabolisme dan lebih aman,” papar Samuel.
Kesuksesan menurunkan berat badan bukan tergantung banyak-sedikitnya konsumsi karbohidrat, melainkan asupan kalori. Sementara itu, kalori yang dikonsumsi dalam sehari tergantung kebutuhan tubuh masih-masing. Jika kebutuhan kalori Anda sehari 1500 kalori, Anda bisa menguranginya menjadi 1000 kalori. Begitu juga jika kebutuhan Anda 2000 kalori, bisa diturunkan menjadi 1500 kalori. Berikut makanan yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi:
1. Sebaiknya pilih lemak baik atau asam lemak tak jenuh. Lemak seperti ini bisa didapat dalam sumber makanan yang mengandung omega 3 (terdapat pada ikan laut), omega 6 (jagung dan kedelai), dan omega 9 (alpukat, kacang rebus, dan minyak zaitun).
2. Hindari lemak jenuh atau lemak yang mengandung kolesterol seperti yang terdapat dalam santan.
3. Hindari makanan gorengan.
4. Hindari minuman yang banyak mengandung gula, seperti soft drink.
5. Hindari makanan yang tinggi karbohidrat.
Yang perlu diingat, tidak ada program pelangsingan tubuh yang sukses jika tidak di combine dengan olahraga teratur.
MASIH ADA DIET LAIN
Selain diet rendah karbohidrat, masih ada sejumlah diet lain. Apa saja?
1. Diet golongan darah (blood type diet)
Pada diet ini, makanan yang dikonsumsi disesuaikan dengan golongan darah seseorang. Jadi, ada makanan yang boleh atau tidak boleh dimakan oleh setiap golongan darah.
2. Diet buah
Pengikut diet semacam ini hanya menghalalkan makan buah. Namun, diet ini juga berbahaya karena memungkinkan terjadi pembakaran protein dalam tubuh, termasuk pembakaran otot jantung. Akibatnya, jantungnya pun gagal bekerja.
3. Food combining
Diet ini berdasarkan teori bahwa setiap makanan butuh waktu penyerapan yang berbeda-beda. Misalnya, protein dan karbohidrat memiliki waktu yang berbeda diserap tubuh. Protein lebih lama diserap tubuh daripada karbohidrat. Jadi, protein dan karbohidrat tidak dikonsumsi dalam waktu berbarengan. Dalam food combining, protein bisa dikonsumsi bersamaan dengan sayuran. Sementara buah-buahan dikomsumsi secara terpisah karena paling cepat diserap tubuh. (Tabloid Nova)
Rabu, Februari 18, 2009
Biasakan Tidur dengan Lampu Tidak Menyala
Jumlah anak-anak pengidap leukimia menjadi duakali lipat dalam 40 tahun terakhir. Sekitar 500 anak muda di bawah 15thn didiagnosa menderita penyakit ini per tahun & sekitar 100 orang meninggal. Sebuah konferensi tentang anak penderita leukimia diadakan di London kemarin menyatakan bahwa orang menderita kanker akibat terlalu lama memakai lampu waktu tidur di malam hari dibanding dengan yang tidak pernah memakai lampu waktu tidur.
Hal ini menekan produksi melatonin dimana normalnya terjadi antara jam 9 malam sampai dengan 8 pagi. Penelitian terdahulu telah menunjukkan bahwa orang-orang yang paling mudah terserang adalah mereka pekerja shift lebih beresiko terkena kanker payudara. Kenyataannya, Orang-orang buta tidak rentan terhadap melatonin beresiko lebih rendah mengidap kanker.
Para orang tua disarankan untuk menggunakan bohlam suram warna merah atau kuning jika anak-anaknya takut pada kegelapan.
Sumber www.star8online. com
Senin, Februari 09, 2009
Tips untuk kulit terbakar matahari / sunburn
Gejala Sunburn, Efek kulit yang terbakar kadang tidak langsung kelihatan. biasanya muncul beberapa jam kemudian atau keesokan harinya.
Gejalanya antara lain :
- Kulit berubah jadi merah.
- Saat disentuh, bagian kulit yang terbakar terasa hangat dan perih.
- Apabila kulit yang terbakar pada bagian kaki, biasanya disrtai pembengkakan ringan.
- Setelah 4-7 hari, akan terjasi pengelupasan kulit di daerah yang terbakar.
- Pada beberapa kasus, sunburn diikuti dengan badan panas, meriang atau mual.
Cara mengatasinya :
- Hindari terkena sinar dan panas matahari secara langsung agar kulit tidak menjadi tambah rusak.
- Mandi dengan air dingin untuk mengurangi rasa sakit dan untuk menyegarkan kulit.
- Oleskan gel aloe vera pada bagian kulit yang terbakar. Aloe vera terkenal dengan khasiatnya mengurangi ketidaknyamanan kulit. Hindari produk yang mengandung benzocaine, lidocaine, atau petroleum (seperti vaseline).
- Cool wet compresses juga bisa membantu mengurangi rasa sakit.
- Pakai pakaian yang loose dari bahan light cotton supaya kulit tidak perih.
- Apabila sampai terjadi luka, segera periksakan ke dokter untuk menghindari infeksi.
- Jangan lupa pakai sunblock atau sunscreen dengan kadar SPF 30 ke atas setiap kali terekspos sinar matahari.
Rabu, Februari 04, 2009
Cara Mengukur Berat Badan Ideal
Cara menghitungnya juga mudah. IMT diukur dari berat badan dalam satuan kilogram dibagi dengan kuadrat tinggi badan dalam satuan meter. Biar mudah, ambil contoh. Sebut saja namanya Malih. Dia memiliki berat badan 75 kilogram. Adapun tinggi badannya hanya 150 sentimeter atau 1,5 meter.
Begini perhitungannya: Berat badan Malih 75 kg dibagi dengan 2,25. Angka 2,25 adalah hasil kuadrat dari tinggi badan Malih 1,5 m. Hasilnya 33,33. "Dengan berat 75 kg, Malih berarti telah mengalami obesitas berat," kata Genis Ginanjar Wahyu, dokter Klinik Aqma Purwakarta, Jawa Barat.
Lho kok bisa? Dunia medis rupanya telah menetapkan batasan untuk menandakan kondisi tubuh seseorang. Bila hasil yang diperoleh menunjukkan Angka antara 18,5 hingga 23 berarti berat badan Anda normal atau ideal. Adapun bila hasil menunjukkan angka 23 hingga 25, Anda sudah kegemukan. Angka 25 hingga 27 termasuk obesitas ringan, 27 hingga 30 disebut obesitas sedang, sementara IMT Malih sudah di atas 30. Berarti dia obesitas berat.
Ada juga cara yang lain menentukan seseorang mengalami obesitas atau tidak, yaitu dengan mengukur lingkar pinggang. Lingkar pinggang ini jadi tolak ukur karena seseorang yang mengalami kegemukan pasti diikuti penimbunan lemak di sekitar pinggang. Normalnya, ukuran lingkar pinggang wanita tak boleh lebih dari 80 cm, sedangkan pria tak melebihi 90 cm.
Mengukur obesitas dengan lingkar pinggang juga berguna untuk mengetahui sindrom metabolik, yaitu kemungkinan seseorang mengalami kondisi tertentu. Antara lain, kadar gula dash tinggi, kadar trighserida darah tinggi, hipertensi, dan serangan jantung.
Obesitas Akibat Salah Asupan, Kurang Aktivitas atau Bakat Turunan?
Dr. Haryati, ahli gizi Rumah Sakit Mediros Jakarta mengatakan, faktor makanan memang berperan penting terjadinya obesitas. Lebih lagi, seiring dengan perkembangan zaman, pola makan masyarakat juga ikut berubah. "Terutama masyarakat perkotaan yang cenderung terlalu banyak mengkonsumsi makanan cepat saji atau junkfood dengan alasan kesibukan," tandas Haryati.
Ada banyak orang kota yang dengan alasan sibuk menjatuhkan pilihan pada makanan junkfood sebagai asupannya hariannya Padahal, makanan itu sejatinya tidak sesuai dengan kebutuhan hidup manusia. Salah satunya adalah kandungan kalorinya yang tinggi.
Sebut saja mi instan. Dalam satu bungkusnya yang mungil itu, mi instan mengandung 500 kalori. Sementara, kebutuhan kalori kebanyakan orang 1.500 hingga 1.800 kalori per hari bagi perempuan aktif. Adapun seorang lakilaki aktif membutuhkan 2.000 hingga 2.500 kalori per hari.
Tak hanya itu. Makanan junkfood juga mengandung banyak lemak. Padahal, dalam setiap gram lemak juga terdapat kandungan kalori sebanyak 9 kali. Artinya, bila sekali makan mengandung 300 gram lemak, kalori yang masuk ke dalam tubuh adalah 2.700 kalori. "Itu banyak sekali dan bisa memicu obesitas," imbuh Genis Ginanjar Wahyu, dokter dari Klinik Aqma Purwakarta, Jawa Barat.
Selain makanan, kurangnya aktivitas juga ikut memicu obesitas. Berbagai kemajuan teknologi seperti kemunculan elevator, remote control membuat aktivitas orang makin terbatas. "Alat-alat tersebut juga membuat kita cenderung malas," kata Genis. Ketidak seimbangan antara aktivitas dengan pola asupan yang masuk dalam tubuh itulah yang memicu terjadinya kelebihan berat badan pada kebanyakan manusia modern.
Dalam banyak penelitian, ahli gizi di dunia menunjukkan faktor keturunan serta emosi juga bisa menjadi salah satu penyebab terjadinya obesitas. Faktor genetik atau keturunan memberikan pengaruh sebesar 33% terhadap berat badan seseorang. Sedangkan faktor emosi akan lebih berpengaruh pada pola makan pada seseorang.
Pada pasien wanita, saat merasa cemas, sedih, kecewa, atau tertekan, umumnya mengonsumi makanan kecil atau camilan yang mengandung banyak lemak. "Ngemil sedikit, tapi berlangsung secara kontinyu itulah yang menumpuk kalori," kata Genis. Jika tak ada aktivitas yang mengimbangi asupan itu, kalori itu akan menumpuk di badan dalam bentuk lemak.
Selasa, Februari 03, 2009
Seimbangkan Pola Makan dan Aktivitas Tubuh, agar Tubuh Menjadi Lebih Proporsional
Dalam banyak penelitian, satu-satunya jurus ampuh agar badan tak melar adalah dengan mengatur pola makanan sehat dengan aktivitas seimbang. Memperbanyak gerak bisa mengurangi timbunan lemak. Inilah beberapa tips agar tubuh tak melar.
Pertama, perbanyak aktivitas fisik. Misalnya, jangan terlalu sering menggunakan elevator. Lebih baik gunakan tangga bila ingin ke lantai dua atau tiga. Pun ketika akan ke rumah kerabat atau rumah sahabat yang jaraknya hanya beberapa blok dari rumah. Anda bisa menggunakan sepeda atau berjalan kaki. Begitu juga ketika harus mematikan atau menyalakan televisi. Remote control memang bisa memudahkan aktivitas ini, namun sedikit bergerak akan membantu membakar lemak loam tubuh.
Kedua, saat Anda memilih parlor kendaraan, jangan memaksa parlor di dekat pintu masuk tempat tujuan. Cobalah memarkimya beberapa meter dari tempat tWuan. Dengan cara ini, Anda dapat berjaan.
Ketiga, berolahraga secara rutin selama 30 menit per sesi, dengan frekuensi 3 kali seminggu. Olah raga rutin ini dapat membakar timbunan lemak yang bergelayut dalam tubuh.
Keempat, aturlah pola makan dengan seimbang. Makanlah scat mulai lapar, dan berhentilah makan sebelum kekenyangan. Hindari sikap berlebihan dalam mengkonsumsi makanan. Ingatlah, setiap kelebihan kalori disimpan dalam bentuk lemak yang berpotensi mertjadi sumber penyakit.
Namun, jika Anda tak bisa menahan diri, pilih saja buah-buahan. Hindari makan makanan siap saji atau junkfood karena makanan ini mengandung kaori dan tambahan lemak yang bejibun. Hentikan pula kebiasaan mengudap makanan ringan saat menonton tayangan televisi atau bioskop. Pada saat seperti itu, Anda akan kesulitan mengontrol jumlah kaori yang masuk dalam tubuh.
Yang juga penting, penggunaan obat-obatan pelangsing tubuh yang dijual secara bebas dan tanpa resep dokter tak selalu aman. Bahkan bisa saja menimbulkan efek samping yang berbahaya bagi tubuh.
Tips Tidur Sehat
Waktu tidur yang dianggap baik adalah selama 7-8 jam. Namun kini waktu itu tak lagi menjadi patokan. Selama kualitas tidur itu baik, tak peduli lama atau sebentar, Anda juga bisa kembali fresh keesokan harinya. Ini dia triknya!
1. Sesungguhnya para peneliti hanya mengenal kamar tidur sebagai dua fungsi. Yang pertama untuk melakukan aktivitas seks dan untuk tidur. Bila kamar tidur dan kasur Anda telah digunakan untuk fungsi lain, ini justru akan mengurangi kualitas ruang istirahat. Jadi jangan sekali-kali menyatukan ruang tidur dengan ruang kerja atau belajar. Untuk Anda yang masih kos sebaiknya fungsikan bagian-bagian kecil di kamar dengan sebaik mungkin. Sehingga kasur hanya dipakai untuk tidur selebihnya lakukan aktivitas lain seperti belajar atau menonton TV di tempat lain.
2. Hindari ornamen ruang tidur dengan interior berwarna terang atau ramai. Untuk mengubah jam malam Anda coba gantungkan jam dinding berlawanan dengan arah pandang.
3. Jika belum bisa tidur juga jangan berlama-lama berbaring di atas tempat tidur. Lebih baik bangun dan lakukan aktivitas lain. Hindari tempat tidur sebelum Anda merasa terkantuk.
4. Tetapkan waktu tidur yang teratur. Jam tidur yang berantakan bisa mengganggu jam biologis Anda. Walau telat tidur bukan berarti Anda bisa bangun lebih siang. Awalnya memang sulit namun jika pola itu sudah tertanam dengan baik pasti bisa dijalani.
5. Tak usah memaksakan diri jika tak bisa tidur siang. Tidur siang hanyak akan memulihkan keletihan sesaat saja namun akibatnya Anda jadi susah tidur di malam hari. Pola Anda akan berubah jika hal ini terjadi.
6. Setelah makan siang hindari mengkonsumsi makanan atau minuman yang mengandung caffein atau zat stimulan lainnya. Caffein yang terdapat pada kopi ata teh dan zat stimulan pada minuman ringan dan cokelat terbukti bisa menyebabkan pola tidur terganggu.
7. Dua jam sebelum tidur hindari rokok dan minuman beralkohol. Rokok juga bisa merupakan stimulan bagi pusat syaraf manusia yang membuat susah tidur. Minuman beralkohol mungkin saja membuat Anda cepat tidur tapi ini malah mengakibatkan kerap terbangun di malam hari.
8. Hindari juga makan besar dua jam sebelum waktu tidur tiba. Ini akan membuat perut tak enak saat berbaring akibatnya Anda pun susah terlelap.
9. Tenangkan pikiran dan mental Anda. Jangan terlalu banyak memikirkan masalah ketika menjelang tidur malam. Siapkan diri untuk tidur dan mimpi indah.
Minggu, Februari 01, 2009
Mengatur Pola Makan Sehat dengan Tiga 'J'
Menurut ahli nutrisi dr Fiastuti Witjaksono MS, SpGK, kepada wartawan di sela-sela peluncuran Opps Butter Crackers, produksi OT Group, di Jakarta, beberapa saat lalu. pola makan yang sehat sebenarnya terletak pada perencanaan makan yang memenuhi kriteria tiga J (jumlah, jenis, dan jadwal makan).
* Jumlah
Saat makan, jumlah kalori harus sesuai dengan kebutuhan. ''Sesuaikan jumlah kalori antara energi yang keluar, baik saat berolahraga atau beraktivitas, dengan energi yang masuk,'' kata Fia.
Komposisi yang seimbang meliputi karbohidrat sebanyak 60-70 persen (karbohidrat kompleks), protein sebanyak 10-15 persen (hewani dan nabati, 2:1), lemak sebanyak 20-25 persen (safa, pufa, mufa = 1:1:1), vitamin dan mineral (A, D, E, K, B, C, dan Ca).
* Jenis
Yang harus dikonsumsi meliputi karbohidrat, protein, lemak seimbang, dan nutrien spesifik yang terpenuhi.
Karbohidrat kompleks terdapat pada beras, gandum, terigu, buah-buahan dan sayuran. ''Pilihlah karbohidrat dengan serat tinggi, dan kurangi karbohidrat simpleks yaitu gula, sirup dan makanan yang manis. Paling banyak mengonsumsi makan yang manis adalah 3-5 sendok makan per hari,'' jelas Fia.
Kebutuhan serat per hari sebanyak lebih dari 25 gram atau 14 gram per 1000 kalori. Untuk menambah serat dianjurkan mengonsumsi buah dan sayuran minimal lima porsi sehari. ''Satu buah apel plus kulitnya sama dengan lima gram. Untuk memenuhi 25 gram per hari, sedikitnya mengonsumsi buah apel sebanyak lima biji,'' ujarnya. Menurutnya, buah-buah yang diblender lebih banyak serat ketimbang di jus. Sebab, ketika buah dijus banyak serat yang terbuang.
Protein harus lengkap antara protein hewani dan nabati. Sumber protein hewani berasal dari ikan, ayam, daging sapi, kerbau, dan kambing. Susu merupakan sumber protein yang baik. Namun demikian, tutur Fia, pilihlah susu yang tidak mengandung lemak (non fat) atau low fat. Sumber protein nabati terdapat pada kedelai, tempe, dan tahu.
Tubuh manusia juga membutuhkan lemak. Fia menyarankan agar orang menghindari makanan yang berlemak dan goreng-gorengan. Memang, pengurangan lemak makanan mengakibatkan berkurangnya rasa enak pada makanan.
Jenis lemak yang dibutuhkan tubuh adalah asam lemak jenuh dan asam lemak trans kurang dari 10 persen, asam lemak tidak jenuh sebanyak 10 persen, dan asam lemak tidak jenuh ganda sebanyak 10 persen. Menghindari lemak jenuh sangatlah mudah. ''Ubahlah cara memasak. Dari menggoreng menjadi mengukus atau merebus,'' tegas Fia.
Ia mengungkapkan, lemak mengandung kolesterol yang sangat tinggi. Sumber kolesterol terdapat pada sea food (makanan laut) selain ikan, jerohan, dan kuning telur. Konsumsi telur per hari seharusnya tidak lebih dari 300 miligram.
Sementara itu, sumber vitamin dan mineral terdapat pada vitamin A (hati, susu, wortel, dan sayuran), vitamin D (ikan, susu, dan kuning telur), vitamin E (minyak, kacang-kacangan, dan kedelai), vitamin K (brokoli, bayam dan wortel), vitamin B (gandum, ikan, susu, dan telur), serta kalsium (susu, ikan, dan kedelai).
* Jadwal
Jadwal makan harus teratur dengan baik.
Sumber: http://www.republika.co.id
Pola Makan Sehat
Untuk mendapatkan tubuh bugar dan sehat sebenarnya mudah, hidup teratur, cukup istirahat, rutin berolahraga, hindari stres dan pola makan yang sehat.
Pola makan yang sehat itu seperti apa sih? tentu yang mengandung semua unsur gizi seimbang sesuai kebutuhan tubuh, baik protein, karbohidrat, lemak, vitamin, mineral dan air. Sumbernya harus dipilih yang sealami mungkin. Berikut beberapa tip pola makan untuk hidup lebih sehat.
Pola Makan
Untuk Hidup Sehat
1. Sebisa mungkin hindari makanan dengan kandungan lemak (minyak, mentega, margarin, santan) yang tinggi. Kecuali Anda ingin badan menjadi melar dan lemak menggelambir di mana-mana. Sebenarnya dengan pola menu seimbang, asupan lemak sudah tercukupi lewat lemak alami yang terdapat di dalam kacang-kacangan atau biji-bijian.
2. Hindari bahan pangan atau makanan yang berpengawet. Jika terpaksa membeli bahan pangan di dalam kemasan, pilih bahan pangan yang mencantumkan dengan jelas "TANPA PENGAWET" Ini penting karena perut Anda bukan lumbung awetan. Jangka panjangnya, zat ini bisa menjadi pemicu kanker.
3. Pilih makanan atau minuman yang berwarna putih alami. Banyak orang, terutama anak-anak, selalu memilih makanan yang berwarna karena lebih menarik. Namun setelah Anda membaca tulisan ini, tinggalkan kebiasaan Anda menimbun zat aditive di dalam tubuh. Pilih makanan atau minuman yang tanpa pewarna alias berwarna putih. Kecuali warna alami dari bahan makanan tersebut, seperti cokelat dari bubuk cokelat, merahnya stroberi dll. Seperti membeli bahan puding misalnya, pilih yang putih, kerupuk juga pilih yang tanpa pewarna. Dengan demikian Anda terhindar dari kemungkinan risiko kanker karena dari pewarna tersebut.
4. Jangan menambahkan saus, kecap, garam dan bumbu-bumbu penyedap secara berlebihan. Jika memungkinkan hindari bahan pangan ini. Karena senyawa monosodium glutamat yang terdapat di dalam bumbu penyedap hanya memanjakan lidah Anda namun tidak untuk kesehatan.
5. Perbanyak konsumsi buah dan sayuran. Vitamin, mineral, air, zat fitonutrien, antioksidan dan serat di dalam bahan pangan ini sungguh anugerah yang luar biasa. Selain badan menjadi sehat dan bugar, andapun terbebas dari risiko beragam penyakit seperti kanker karena kebanyakan buah dan dan sayuran mengandung serat yang dapat mengikat zat karsinogen penyebab kanker saluran pencernaan. Hindari durian dan emping karena mengandung gas dan tingi lemak, sedangkan emping mengandung purin pencetus asam urat. Cuci bersih sayuran dan buah sebelum di makan untuk mengindari kontaminasi bakteri dan residu pestisida.
6. Lupakan jeroan, otak, makanan berkuah santan kental, kulit ayam dan kuning telur. Bahan pangan ini merupakan sumber lemak penyebab obesitas dan ganguan kardiovaskular. Pilih daging tanpa lemak, makanan berkuah bening, susu rendah lemak, susu kedelai, yogurt, putih telur, dan ikan sebagai sumber protein yang baik.
7. Teknik pengolahan makanan juga mempengaruhi mutu makanan. Pilih makanan dengan metode memasak di kukus, di rebus atau di tumis dengan sedikit minyak. Metode menggoreng, memanggang dan di bakar kurang disarankan, selain mengandung banyak lemak, metode memasak ini juga merusak nilai gizi makanan karena panas tinggi. Apalagi makanan dibakar seperti satai misalnya, makanan yang gosong karena dibakar dapat memicu timbulnya kanker.
8. Perbanyak minum air putih, minimal 8 gelas sehari, hindari minuman beralkohol, bersoda dan minuman dengan kandungan gula dan kafein tinggi. Jus sayuran dan buah juga baik untuk menjaga dan memelihara kesehatan tubuh.
Kamis, Januari 29, 2009
Olahraga yang benar - Perhatikan detak jantung anda.
FBR (Fat Burning Range)
Dikenal juga sebagai Fat Burning Heart Rate/ Fat Burning Zone, dll. Intinya, FBR adalah rentang detak jantung anda saat berolahraga, dimana pada saat itu, tubuh melakukan pembakaran lemak, jika dibawah rentang itu, tubuh anda belum dikategorikan berolahraga, dan jika diatas rentang tersebut, tubuh anda membakar karbohidrat dan protein, serta membentuk otot (yang kadang tidak diinginkan oleh wanita), karena iut kita harus tahu olahraga yang benar.
Ini rumusannya:
220 - umur = detak jantung maksimal
detak jantung maksimal x 0,65 = batas bawah rentang anda
detak jantung maksimal x 0,85 = batas bawah rentang anda
Contoh, jika anda berumur 30 tahun:
220 - 30 = 190
190 x 0,70 = 123,5
190 x 0,85 = 161
Jadi saat anda berolahraga, jaga detak jantung anda pada rentang 123,5-161
Namun ada pengecualian untuk orang-orang yang sebelumnya sangat jarang berolahraga, maka rentang yang ada akan berkurang, untuk persisnya, lebih baik untuk check ke dokter kesehatan, namun setahu saya belum ada alat untuk mengukur FBR di Indonesia, jadi anda dapat menggunakan rumusan diatas, dan dikurangi sekitar 20 angka masing-masing batasnya, jadi untuk contoh diatas, rentangnya menjadi 103,5-161 (hal ini juga dilakukan oleh dokter kesehatan di Jakarta)
Bagaimana untuk menjaga agar detak jantung tetap pada range tersebut? Pada beberapa alat di tempat fitness, khususnya alat-alat cardio, biasanya memiliki alat untuk mengukur detak jantung, namun jika tidak ada, sebaiknya anda memiliki alat cardiometer seperti ini.
Olahraga apa yang disarankan?
Olahraga apapun, kecuali catur, golf, billiard, dan jenis olahraga yang tidak memacu jantung anda. Anda dapat main basket, sepakbola, bulutangkis, apapun, namun untuk hasil yang maksimal (sesuai dengan FBR anda) olahraga yang lebih baik adalah olahraga yang dimana anda dapat mengatur detak jantung anda pada FBR, yang dapat dilakukan adalah jogging, berenang, sepeda statis, bersepeda, senam, dll.
Bagi anda yang tidak punya waktu untuk keluar rumah, anda dapat melakukan gerakan senam di kamar anda sendiri.
Saya tidak punya waktu cukup untuk berolahraga.
Kalau anda punya waktu untuk menonton televisi sambil bersantai dirumah di pagi hari atau malam hari, berarti anda punya waktu untuk berolahraga, taruh sepeda statis atau alat treadmill di depan televisi anda, dan nikmatilah olahraga santai, anda hanya butuh 30-60 menit per hari (dapat dibagi 2 menjadi 15-30 menit di pagi dan sore/malam), untuk memperoleh kesehatan dan umur panjang.
Jangan lebih lama dari itu, jika anda memaksakan diri untuk berolahraga selama 1 jam nonstop, sedangkan sebelumnya tidak pernah berolahraga, anda akan mengalami keletihan otot. Hal ini sangat tidak disarankan, karena kita berolahraga untuk memperoleh tubuh yang fit dan sehat, bukan untuk menyakiti tubuh.
Jadikan olahraga sebagai gaya hidup dan lakukan rutin setiap hari, minimal 6x seminggu, maka anda akan memperoleh tubuh yang sehat.
1 hal yang paling penting, itu adalah niat dari dalam diri.
Rabu, Januari 28, 2009
Tips Hidup Sehat - Introduction
Secara umum ada beberapa tips yang perlu dilakukan untuk mendapatkan hidup sehat.
- Makan dengan benar
- Olahraga dengan benar
- Tidur dengan cukup
- Jangan stress
Pembahasan detailnya akan di post hari-hari berikutnya. :)
Sabtu, Januari 24, 2009
Diet Karbohidrat VS Diet Kalori
Dalam studi termutakhir terhadap orang gemuk dan obesitas, diketahui mereka yang menjalankan diet rendah karbohidrat lebih cepat menurunkan berat badannya dibanding dengan mereka yang melakukan diet rendah lemak.
Setelah melakukan diet rendah karbohidrat selama 12 minggu, para responden berhasil menurunkan bobot tubuhnya sebanyak 4,9 kilogram, sedangkan mereka yang menjalankan diet rendah lemak hanya turun 2,5 kg.
Kemudian program menjaga berat badan tersebut dilanjutkan hingga 24 minggu. Namun tidak didapatkan adanya perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok diet tersebut.
Meski begitu, menurut Dr.Kevin C.Maki, salah seorang tim peneliti, diet rendah karbohidrat tetap lebih efektif untuk mengurangi lemak dan mengontrol berat badan.
Maki dan timnya meminta para responden untuk mengurangi kadar glycemic dengan cara mengurangi asupan karbohidrat dan banyak mengonsumsi makanan yang indeks glycemic-nya rendah, yakni makanan yang mengandung serat seperti sayuran, kacang dan gandum.
Selama dua minggu pertama para responden diminta tidak mengonsumsi makanan yang memiliki kadar karbohidrat tinggi seperti buah dan makanan yang memiliki zat tepung. Mereka juga diminta menghindari alkhol, tetapi mereka diijinkan untuk makan sebanyak yang dikehendaki.
Sebaliknya responden dalam kelompok diet rendah lemak hanya diijinkan mengonsumsi 500 - 800 kalori per hari, menghindari makanan berlemak dan mengontrol porsi makanannya.
Setelah 12 minggu, para responden dari kelompok diet rendah karbohidrat mengalami penurunan berat yang signifikan dibanding dengan kelompok diet rendah lemak. Setelah 36 minggu, kelompok rendah karbohidrat beratnya berkurang 4,5 kg, sedang kelompok diet lemak berkurang 2,6 kg, tidak terlihat perbedaan mencolok.
Studi lanjutan masih akan dilakukan oleh tim peneliti untuk memastikan apakah mekanisme penurunan tubuh terkait dengan asupan karbohidrat. Selain itu masih dicari pula strategi yang paling tepat untuk mengontrol berat badan dalam jangka panjang.
Diet Kalori
Anda yang mencoba mengurangi konsumsi makanan, coba pikirkan kembali. Menurut para ahli, pengurangan konsumsi makan (kalori) dapat membuat tubuh makin lemah sehingga rentan terhadap serangan flu.
Para ahli dari Amerika Serikat menemukan bahwa tikus-tikus yang asupan kalorinya dikontrol kesulitan menghadapi infeksi daripada mereka yang mengonsumsi kalori secara nornal.
Temuan yang dipublikasikan dalam Jurnal Nutrisi ini menyarankan agar mereka yang berada dalam kondisi lemah saat di mana cuaca tidak menentu perlu makan secukupnya, tidak perlu mengurangi atau berlebihan.
Tim dari Universitas Negeri Michigan menemukan bahwa meski tikus-tikus ini mengonsumsi vitamin dan mineral, konsumsi rendah kalori ini tidak memperkuat tubuh mereka karena tubuh tidak mampu memproduksi sejumlah sel-sel pembunuh untuk melawan infeksi.
Sebaliknya, tikus-tikus ini justru akan lebih lama sembuh saat sakit, kehilangan berat dan mengalami gejala sakit lain. "Penelitian kami menunjukkan bahwa saat tubuh siap melawan virus dan menyembuhkan saat sakit bila konsumsi memadai," ujar Prof Elizabeth Gardner.
Meski sudah mengonsumsi vaksin, disarankan agar konsumsi kalori secara normal dilakukan sampai musim dingin (hujan) menghilang diganti musim panas.
"Jika strain flu dari seseorang terinfeksi padahal vaksin flu berbeda dari strain flu yang ada, tubuh akan siap-siap memproduksi antibodi untuk melawannya," jelas Gardner.
Tentu pembatasan konsumsi makanan ini jangan dianggap mengkhawatirkan, terutama bagi mereka yang ingin berat badannya melorot. Yang penting jangan mengurangi. Normal saja.
Kamis, Januari 15, 2009
Apakah Anda Mengalami Dehidrasi?
Kebiasaan kurang minum sebaiknya dihindari karena dapat berdampak pada gangguan kesehatan. Kurangnya asupan cairan tubuh dapat menurunkan kemampuan fisik, menurunkan daya ingat atau konsentrasi, sulit buang air besar, pingsan bahkan kematian.
Survei yang digagas Perhimpunan Peminat Gizi dan Pangan (Pergizi Pangan) Indonesia terhadap respodnen di Jakarta Utara dan Bandung Barat menyebutkan, kesadaran akan faedah dan pentingnya air minum bagi tubuh manusia masih sangat rendah, khususnya di kalangan remaja Indonesia.
Ketua Umum Pergizi Pangan, Hardinsyah di Jakarta, Senin (24/11), mengatakan hasil penelitian menunjukkan sekitar 51,1 persen remaja Indonesia minim pengetahuan tentang kegunaan dan pentingnya air minum. Survey dilakukan terhadap 209 remaja dan 194 orang dewasa yang berdomisili di Jakarta Utara dan Bandung Barat.
"Hanya 35,9 persen remaja yang tahu bahwa sumber air bagi tubuh juga dapat berasal dari makanan atau buah dan 34 persen remaja yang mengetahui kapan tubuh membutuhkan air lebih banyak", ungkap Hardiansyah .
Dikatakan, dari segi perilaku atau kebiasaan air minum, sebanyak 62,1 persen remaja dan 59,8 persen orang dewasa lebih menyukai air putih. Alasannya karena rasa aman, dan kemudahan dalam memperolehnya.
Adapun sumber air minum keluarga di daerah penelitian ini pada umumnya berasal dari air kemasan galon, air ledeng, dan air sumur. Masih berdasarkan penelitian, sekitar 45,3 persen keluarga merasakan ada masalah dalam pemenuhan kebutuhan air minum, di antaranya warna air yang kurang bening, beraroma, ketersediaan air serta harga yang semakin meningkat.
"Rata-rata biaya yang dikeluarkan remaja untuk membeli air minum di luar rumah per minggu yakni Rp18.311, sementara pengeluaran orang dewasa Rp22.454, katanya.
Herdinsyah menjelaskan, kurang minum dapat berdampak pada gangguan kesehatan, menurunkan kemampuan fisik, menurunkan daya ingat atau konsentrasi, sulit buang air besar, pingsan dan kematian, tergantung pada tingkat dehidrasi yang dialami.
Gejala dehidrasi ringan yakni, haus, bibir kering, tenggorokan kering dan kulit kering, sementara gejala dehidrasi sedang ditandai dengan sakit kepala, pusing, denyut nadi meningkat, tekanan darah menurun, suhu badan meningkat, lemah, urin keruh kuning atau coklat.
Sedangkan, pada tahap berat dehidrasi dapat ditandai dengan keram otot, lidah bengkak, sirkulasi darah memburuk, sangat lemah, penurunan fungsi ginjal dan pingsan.
"Hampir semua penyakit-penyakit hati, jantung, otak, ginjal akan selalu dikaitkan dengan keseimbangan air dan elektrolit yang akan menimbulkan gangguan pada ginjal", ujarnya.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian remaja dan orang dewasa yang diteliti menghadapi masalah pemenuhan kebutuhan air minum. Untuk itu menurutnya, perlu upaya peningkatan kesadaran akan pentingnya air bagi kesehatan dan perilaku minum yang baik dalam konteks gizi seimbang.
Rabu, Januari 14, 2009
Formalin pada Makanan - Tips Mengurangi Kadar Formalin pada Makanan
Formalin adalah nama dagang dari larutan senyawa formaldehid dan air dengan konsentrasi 30-40%. Formalin biasa dijumpai dalam bentuk larutan 40%, 30%, 20%, 10%, dan bentuk tablet 5 gram.
Daftar kegunaan formalin
- Pengawet mayat
- Pembasmi lalat dan serangga pengganggu lainnya.
- Bahan pembuatan sutra sintetis, zat pewarna, cermin, kaca
- Pengeras lapisan gelatin dan kertas dalam dunia Fotografi.
- Bahan pembuatan pupuk dalam bentuk urea.
- Bahan untuk pembuatan produk parfum.
- Bahan pengawet produk kosmetika dan pengeras kuku.
- Pencegah korosi untuk sumur minyak
- Dalam konsentrasi yang sangat kecil (kurang dari 1%), Formalin digunakan sebagai pengawet untuk berbagai barang konsumen seperti pembersih barang rumah tangga, cairan pencuci piring, pelembut kulit, perawatan sepatu, shampoo mobil, lilin, dan pembersih karpet.
Penggunaan Formalin yang salah
Melalui sejumlah survei dan pemeriksaan laboratorium, ditemukan sejumlah produk pangan yang menggunakan formalin sebagai pengawet. Praktek yang salah seperti ini dilakukan oleh produsen atau pengelola pangan yang tidak bertanggung jawab. Beberapa contoh prduk yang sering diketahui mengandung formalin misalnya
Ikan segar : Ikan basah yang warnanya putih bersih, kenyal, insangnya berwarna merah tua (bukan merah segar), awet sampai beberapa hari dan tidak mudah busuk.
Ayam potong : Ayam yang sudah dipotong berwarna putih bersih, awet dan tidak mudah busuk.
Mie basah : Mie basah yang awet sampai beberapa hari dan tidak mudah basi dibandingkan dengan yang tidak mengandung formalin.
Tahu : Tahu yang bentuknya sangat bagus, kenyal, tidak mudah hancur, awet beberapa hari dan tidak mudah basi.
Bahaya Formalin pada Makanan.
Formalin adalah senyawa yang berbahaya dan beracum bagi kesehatan manusia. Jika masuk ke dalam tubuh kita melalui makanan, dan jika telah terakumulasi banyak dalam tubuh, senyawa kimia tersebut akan bereaksi dengan hamper semua senyawa di dalam sel tubuh, sehingga fungsi sel terganggu dan dapat menyebabkan kematian karena tubuh teracuni. Selain itu, tubuh yang mengkonsumsi formalin dapat mengalami:
1. Iritasi perut
2. Alergi
3. Karsinogenik (menyebabkan kanker)
4. Mutagen (merusak fungsi dan jaringan sel)
5. Muntah-muntah, diare campur darah, urin bercampur darah, kematian karena kegagalan sirkulasi tubuh.
Formalin pada bentuk uap, berbentuk gas tidak berwarna, dengan bau yang menyengat, yang mengganggu hidung, tenggorokan dan mata.
Tips Mengurangi Kadar Formalin dalam Makanan
Perendaman dalam air selama 60 menit mampu menurunkan kadar formalin sampai 61,25% dan dengan air leri mencapai 66,03% sedang pada air garam hingga 89,53%.
Kita tidak dapat menghilangkan hingga 100% kadar formalin yang ada. Tapi paling tidak dengan makin berkurangnya kadar formalin dalam bahan makanan itu, maka untuk mengkonsumsinya akan relatif lebih aman.
Ada tiga cara penanganan untuk mengurangi kadar formalin, direndam dalam air biasa, dalam air panas, direbus dalam air mendidih, dikukus kemudian direbus dalam air mendidih dan diikuti dengan proses penggorengan,” katanya. Hasilnya, katanya melanjutkan, berbeda-beda, terbaik merebusnya dalam air mendidih kemudian di ikuiti dengan proses penggorengan.
Untuk mie proses deformalinisasi terbaik adalah dengan cara merendam dalam air panas selama 30 menit, dimana hasilnya dapat menghilangkan kadar formalin hingga mencapai 100%.
Untuk ikan segar, dapat dilakukan dengan merendam dalam larutan cuka 5% selama 15 menit
Aspartam, Pantang bagi Balita dan Ibu Hamil
Selain menetapkan tingkat asupan maksimal dalam penggunaan aspartam, lembaga pengawas bahan makanan dan obat-obatan Amerika Serikat yakni Food and Drug Administration (FDA) juga menetapkan larangan pemberian zat pemanis buatan tersebut kepada kelompok tertentu.
Salah satunya ke penderita penyakit fenilketonuria. Ini adalah penyakit di mana tubuh seseorang tidak bisa menghasilkan enzim yang mengolah asam amino fenilalanin yang ada dalam aspartam. Bila mereka mengonsumsi, "Tubuhnya tidak bisa momecah aspartam," kata Titi Sekar Indah, ahli gizi Rumah Sakit Pertamina Pusat (RSPP).
Alhasil, asam amino fenialalanin bakal menumpuk di dalam tubuh penderita dan membuat ginjal rusak. Selain itu, kadar fenilalanin dalam darah yang meningkat akan menimbuikan keracunan pada tubuh. Namun, menurut Titi, penyakit ini jarang dijumpai di Indonesia. Penyakit ini merupakan penyakit keturunan sejak lahir. Oh, iya, wanita hamil dan menyusui, serta anak balita juga tidak boleh mengonsumsi aspartam. "Efek negatif buat mereka lebih besar," kata Titi.
Kapan ya BPOM bisa tegas untuk melarang penggunaan aspartam pada produk makanan dan minuman?
Minum Kopi Berlebihan Tingkatkan Risiko Stroke
Warning buat starbuck lovers.
Sebuah penelitian yang dimuat dalam Journal of Neurology, Neurosurgery and Psychiatry tahun 2002 menyimpulkan bahwa minum lebih dari 5 gelas kopi sehari akan meningkatkan risiko terjadinya perdarahan subaraknoid aneurisma.
Aneurisma adalah istilah yang digunakan bila terjadi kelemahan dan kerusakan dinding pembuluh darah dan mengakibatkan bagian dari pembuluh darah tersebut seperti menggelembung. Lemahnya dinding pembuluh darah tentu akan meningkatkan risiko pecahnya pembuluh darah.
Araknoid adalah lapisan tengah dari 3 lapisan pelindung otak. 3 lapisan tersebut adalah duramater, araknoid dan piamater. Ruang subaraknoid adalah ruang dibawah lapisan araknoid yang dalam keadaan normal terisi cairan serebrospinal.
Keadaan dimana pembuluh darah subaraknoid yang mengalami aneurisma pecah disebut sebagai perdarahan subaraknoid aneurisma. Dan keadaan ini merupakan salah satu penyebab dari apa yang kita kenal sebagai stroke perdarahan.
Pada penelitian ini didapatkan bahwa mereka yang mengalami perdarahan subaraknoid aneurisma ternyata 4 kali lipat lebih besar dalam hal mengkonsumsi kopi (sebanyak lebih dari 5 gelas sehari) dibanding kelompok kontrol. Selain itu, mereka juga 4 kali lebih banyak merokok dan 2 kali lebih besar dalam hal memiliki tekanan darah tinggi.
Karena itu, demi kesehatan kita sendiri, batasi jumlah kopi yang kita konsumsi dan hindari rokok.
Senin, Januari 12, 2009
Minyak Goreng Diasilgliserol (Econa Oil)
Ini lanjutan dari artikel sebelumnya tentang Trigliserida
Ini ada salah satu alternatif pencegahan meningkatnya kandungan trigliserida dalam darah. Minyak goreng diasilgriserol (Econa, Evona Oil dan Bio-Oil). Pertama dibuat oleh Kao (Jepang) pada tahun 1999, dan kemudian dibuat produk pendukung makanan lainnya seperti mayonnaise dan lain-lain.
Kandungan utama Minyak Goreng Sehat Econa adalah diasilgliserol diacylglycerol, dengan kandungan hingga 80%, dan triasilgliserol atau trigliserida mudah terkonversi menjadi lemak, sebesar 20%. Kao memberitahukan bahwa diasilgliserol dicerna dan diserap di usus kecil, dan terkonsumsi sebagai energi setelah mengalami metabolisme di liver tanpa diubah menjadi lemak seperti minyak goreng biasa.
Menurut Kao, konsumen Jepang, yang sangat peduli kesehatan –tidak seperti orang Indonesia-, membuat minyak goreng ini mengalami kesuksesan dalam waktu singkat sejak dikeluarkan. Penjualan minyak goreng Econa mencapai 20 miliar yen pada tahun pertama, atau mencapai 20% dari pasar minyak goreng sehat.
Diasilgliserol atau yang biasa disingkat DAG dibuat secara enzimatik menggunakan minyak murni. Dalam jangka panjang minyak ini mampu mencegah peningkatan lemak tubuh, terutama lemak yang terdeposit dalam organ internal.
Doyan memakan gorengan? Mungkin ini solusi yang tepat untuk anda.
Jumat, Januari 09, 2009
Trigliserida - Lemak dalam Darah
Trigliserida dan perannya dalam tubuh
Trigliserida (atau lebih tepatnya triasilgliserol atau triasilgliserida) adalah sebuah gliserida, yaitu ester dari gliserol dan tiga asam lemak. Trigliserida merupakan penyusun utama minyak nabati dan lemak hewani.
Bahan yang satu ini belakangan ramai dibicarakan. Konon, sebagaimana kelebihan kolesterol, yang sejak lama telah diproklamirkan sebagai musuh manusia, warning terhadap trigliserida pun mulai meluncur dari kalangan medis. Sekalipun masih berkelebat banyak kontroversi yang menyangkut bahan ini, makin hari makin terkuak dampak buruknya terhadap kesehatan.
Asam lemak yang membentuk trigliserida dimanfaatkan sebagai sumber energi yang diperlukan oleh otot-otot tubuh untuk bekerja atau disimpan sebagai cadangan energi dalam bentuk lemak. Mirip dengan yang terjadi dengan kelebihan kolesterol atau gula darah, kadar trigliserida yang berlebihan dalam darah dapat melahirkan berbagai problem kesehatan.
Pengukuran kadar trigliserida mesti dikerjakan setelah puasa selama 12-14 jam. Di Amerika Serikat patokan nilai yang digunakan adalah berdasarkan rekomendasi yang berasal dari National Cholesterol Education Program, sebagaimana tersebut di bawah ini:
- Acceptable (dapat diterima) kurang dari 200
- Borderline high (perbatasan tinggi) 200-400
- Tinggi 400-1000
- Sangat tinggi lebih tinggi dari 1000
Namun demikian, banyak ahli yang sepakat bahwa patokan ideal mesti berada di bawah 150, bukan 200, sebagaimana tabel di atas. Standar ini sangat esensial, khususnya bagi mereka yang berisiko tinggi terkena penyakit jantung (termasuk penderita kencing manis).
Adalah sangat wajar, jika banyak betul orang masih bingung tentang bahan yang satu ini, khususnya efek buruknya terhadap kesehatan. Di samping isu yang menyangkut masalah ini boleh dikata baru saja mencuat, bukti klinis mendapatkan ia tidak memiliki kaitan langsung dengan penyakit jantung koroner, sebagaimana ketika kadar kolesterol LDL (low density lipoprotein alias lemak jahat) melampaui batas normal.
Pasalnya, ketika partikel kolesterol LDL berada dalam jumlah yang berlebihan, mereka dapat menumpuk di sepanjang dinding pembuluh darah dan menyebabkan timbulnya aterosklerosis, yang membuat diameter pembuluh darah menyempit dan karenanya terganggulah aliran darah. Muaranya pada munculnya penyakit jantung koroner.
Sebaliknya, HDL (high density lipoprotein) yang dikenal dengan kolesterol baik, memiliki kemampuan untuk membersihkan tumpukan lemak yang menempel pada dinding pembuluh darah. Oleh karenanya, kadarnya yang tinggi memiliki efek proteksi bagi jantung.
Trigliserida ditranspor menuju sel oleh dua partikel utama, yaitu VLDL (very low density lipoprotein) yang dibentuk di hati dan kilomikron yang dibuat di usus dari lemak yang baru saja diserap.
Sebagaimana LDL, partikel VLDL dapat menumpuk pada dinding pembuluh darah arteri. Tidak demikian halnya dengan kilomikron yang karena berukuran besar tidak sanggup menembus dinding pembuluh darah (dengan perkecualian kilomikron berukuran mini, yang biasa disebut kilomikron remnant). Pada orang sehat, kilomikron tidak bisa dideteksi dalam darah setelah puasa. Namun demikian, ketika kadar trigliserida lebih tinggi daripada 300 mg/dl ia dapat ditemukan di dalam darah.
Ketika kadar trigliserida menjadi terlalu tinggi, darah seseorang dapat menyerupai susu, karena kehadiran kilomikron. Kadar trigliserida yang lebih tinggi daripada 1.000 dapat meninggikan risiko pankreatitis, suatu radang pankreas yang tidak hanya menimbulkan nyeri yang amat sangat, lebih gawat lagi dapat mengancam nyawa, dan memerlukan tindakan segera.
Sementara ketika kadarnya di antara 400-500 kita berada pada situasi yang sangat unpredictable (tak bisa diduga), sebab level ini dalam waktu yang sangat cepat dapat meroket melebihi angka 1.000 mg/dl. Oleh karena alasan inilah, perhatian utama para ahli lebih terpusat pada kisaran angka 200 hingga 400 sampai 500 mg/dl.
Naiknya trigliserida darah memiliki kaitan dengan meningkatnya risiko penyakit jantung koroner, khususnya pada mereka yang juga menderita problem kesehatan lain seperti kencing manis. Kadar HDL yang rendah sering muncul bersamaan dengan kenaikan trigliserida. Suatu kombinasi yang menaikkan risiko penyakit jantung koroner. Kombinasi ini juga merupakan bagian sindrom X. Sindrom X yang sedang banyak dibicarakan, merupakan problem kesehatan serius yang menyerang seperempat dari populasi usia pertengahan di Amerika Serikat.
Sindrom ini terdiri dari kumpulan gejala-gajala: tingginya kadar trigliserida, rendahnya level kolesterol HDL, tekanan darah tinggi, dan mencuatnya kadar gula darah.
Sekalipun tingginya kadar trigliserida berkait dengan faktor genetik, pola hidup memiliki andil yang sangat besar. Makan berlebihan dan tidak aktif melakukan aktivitas fisik (berolahraga), suatu kombinasi yang dapat melahirkan kegemukan akan memicu melonjaknya kadar trigliserida.
Jadi, jagalah makanan anda agar tidak terlalu berlemak, banyaklah berolahraga agar tubuh tetap sehat, dan hidup menjadi lebih bahagia.
Dirangkum dari berbagai sumber.
To be continued.