Untuk informasi terkini mengenai kasus David Hartanto, silahkan kunjungi www.davidhartanto.com

Jumat, Maret 06, 2009

Kebenaran yang Tidak Diungkap di Media dalam Kasus David Hartanto

Hari ini (5/3-09) saya dan temen2 SD/SMP yang seangkatan sama David Hartanto (Ming2) kita sama2 main kerumah keluarga Hartanto, sekedar untuk menyampaikan bela sungkawa, serta mencari kebenaran yang sesungguhnya karena kami tahu kalau David tidak akan melakukan hal-hal yang seperti diberitakan oleh media. Disana kami disambut oleh kakak David, dan orangtuanya, kebetulan kami datang bersamaan dengan keluarga besar Hartanto, jadi kami lebih banyak mengobrol dengan kakak David, yaitu William Hartanto, atau dulu dikenal teman2 seangkatannya dengan panggilan Weha.

Semakin lama mendalami kasus ini, makin banyak keanehan yang terbuka, dan untuk adanya pemberitaan yang mulai menunjukkan kebenaran, kami berterima kasih untuk rekan David di NTU yaitu edwin, kami tahu dia mempertaruhkan gelar sarjananya demi mengungkap kebenaran, karena itu kami juga mau membantu menyebarkan kabar yang sesungguhnya -walaupun terus ditutupi dan dihalangi oleh pihak NTU-

Kejanggalan-kejanggalan yang ada:
1. Munculnya berita bahwa David menyerang Profesor Chan Kap Luk, lalu bunuh diri, padahal tidak ada bekas sayatan di pergelangan tangan seperti yang diberitakan, lalu darimana muncul berita tersebut? Untuk apa dimunculkan berita palsu bahwa David menyayat pergelangan tangannya?

2. Saat keluarga tiba disana senin malam setelah kejadian, keluarga ingin langsung melihat jenazah David, namun dihalangi oleh pihak2 tertentu, dengan alasan sudah peraturan, tentu saja keluarga harus menurut, apalagi saat itu keluarga masih syok. Lalu saat diizinkan melihat kondisi jenazah keesokan harinya, keluarga hanya diizinkan untuk melihat jenazah bagian leher ke atas, sedangkan bagian tubuh yang lain telah ditutupi plastik. Keluarga Hartanto juga telah mengkonfirmasikan ke pihak polisi Singapura, tidak ada luka di bagian pergelangan tangan. Saat itu keluarga Hartanto juga melihat di bagian leher depan (daerah leher dibawah bahu) terdapat banyak plesteran luka.

Pertanyaannya. Untuk apa keluarga Hartanto menunggu 1 hari untuk melihat jenazah keluarga kandung mereka sendiri? Mengapa jenazah harus ditutupi oleh plastik? Apakah benar ada peraturan seperti itu? Atau hanya karangan pihak2 tertentu saja untuk menutupi kenyataan? Darimana asal luka di leher? Mengapa jenazah David terlihat berdarah cukup parah di bagian bokong?

3. Saat keluarga tiba di TKP senin malam, karena tidak diizinkan untuk melihat jenazah, keluarga datang ke NTU untuk melihat TKP, namun saat sampai, polisi tidak menemukan satupun bekas darah ataupun police line. Hebat bukan? Hanya dalam waktu sekitar 7 jam sejak waktu kejadian, TKP telah bersih total, adakah alasan untuk buru2 membersihkan TKP?

4. Lalu keluarga datang melihat kamar David, dan apa yang ditemukan? Ternyata semua peralatan komputer yang ada di kamar David semua MENYALA. Apakah seorang yang mau bunuh diri akan menyalakan semua peralatan komputernya? Bahkan menurut kesaksian seorang teman, account MSN David masih menyala. Apakah hal ini terlihat seperti David mau mengakhiri hidupnya? Bahkan dia masih bermain game online sampai jam 2 pagi di hari kejadian bersama teman yang tadi menjenguk keluarga David.

5. Pada ruangan profesor tertinggal tas David yang biasa dia bawa, dan tebak apa yang dia bawa dalam tasnya? Sebuah handuk dan botol air mineral 1,5 L. (Semua yang mengenal Ming2 pasti tahu, dikelas, sejak SD, Ming2 selalu membawa handuk, bahkan kadang dikalungkan di leher saat berada di kelas, dia juga selalu membawa air minum yang banyak karena mamanya selalu berpesan untuk banyak mengkonsumsi air). Apakah seorang yang mau membunuh, lalu bunuh diri, akan membawa barang seperti itu? Akan jauh lebih mudah untuk membawa sebilah pisau yang besar (lebih besar dari pisau berukuran 10cm yang muncul di TKP, yang entah milik siapa).

6. Keluarga dihalang-halangi saat hendak bertemu dengan Profesor Chan Kap Luk, dengan alasan, saat itu dia sedang di ICU, dan kenyataannya? Hari rabu sang Profesor telah keluar dari rumah sakit. Apakah ada catatan seorang yang menderita luka tusukan parah yang harus masuk ICU, dapat keluar dari rumah sakit dalam tidak sampai 2 hari? Benarkan sang Profesor terluka? Atau hanya membaca koran sambil bersantai di ICU?

7. Saat keluarga ingin bertemu dengan "saksi mata" yang melihat David melompat dari lantai 4, pihak NTU menghalangi dengan alasan hal itu harus dirahasiakan. Oke, kalau begitu, darimana kita tahu kalau benar2 ada orang yang melihat kalau David benar2 melompat, bukannya terjatuh ataupun dijatuhkan orang?

8. Data tentang David dan FYP (Final Year Project) nya telah dihapus dari database NTU. Hanya dalam 2 hari, NTU langsung menghapus data topik FYP yang sedang David kerjakan, adakah alasan khusus dibalik keterburu-buruan pihak NTU untuk menghapus data tersebut? Tidakkah ada rasa ingin mengenang salah satu mahasiswa berprestasinya, alih-alih langsung menghapus data, seakan David tidak pernah kuliah disana?

9. Polisi Singapura menahan Laptop milik David dan akan dikembalikan setelah penyelidikan selesai. Untuk apa?

10. Pisau yang ada di TKP, dilaporkan berasal dari hall 4, itu hasil investigasi? Atau hanya karangan? Seorang teman di NTU berkata bahwa biasanya seorang dosen memiliki pisau kecil di ruangannya yang biasa digunakan untuk memotong buah. Jadi? Itu pisau milik David Hartanto atau Chan Kap Luk?

11. Waktu kejadian adalah sekitar jam 10.45 waktu Singapura hari Senin, apakah tidak terdengar aneh jika hanya sedikit sekali mahasiswa yang ada dan menyaksikan kejadian? Adakah tekanan dari pihak NTU untuk tutup mulut?

12. Senjata yang ditemukan -pisau buah 10cm- ditemukan tanpa gagang, dimanakah gagangnya? Mengapa tidak dilakukan analisa sidik jari? Jelas tidak mungkin menusuk seseorang tanpa menggunakan gagang pisau, jadi entah siapapun yang menusuk siapa, pasti ada gagangnya, namun pemberitaannya belum jelas.

Tambahan:
Kalo sampai pisau patah saat menusuk, berarti dapat diasumsikan kalau tusukan itu kuat dan dalam, jika itu menusuk si Prof, dia bisa keluar dalam 2 hari? Jika yang ditusuk adalah David, bagian mana? Kemungkinan itu adalah bagian bokong yang berdarah parah dalam foto. Dapat dipastikan itu bukan darah karena terjatuh, karena jika terjatuh dia hanya akan mengalami luka memar, tidak akan sampai berdarah parah, apalagi ini adalah bagian bokong belakang, sedangkan David jatuh tertelungkup.

Pemberitaan miring yang disebutkan media pun tidak berdasar, berikut klarifikasinya:

1. David berniat membunuh Profesornya lalu bunuh diri meloncat. Di dalam ruangan tersebut hanya ada David dan Profesor, David telah tiada, dan kesaksian yang bisa didengarkan hanyalah dari Profesor, darimana kita tahu kalau kesaksian tersebut benar? Tanpa bukti2 yang cukup, kesaksian Profesor tersebut tidak bisa dijadikan alasan untuk menyalahkan David.

2. David dikatakan stress karena beasiswanya dicabut, bahkan dia salah sasaran, yaitu mengamuk ke dosen pembimbingnya. Tidakkah hal itu terdengan sangat aneh? David sangat tahu dengan jelas bahwa beasiswanya diberhentikan karena prestasinya menurun, bukan salah Profesor itu. Pihak keluarga telah diberitahu sejak hari pertama diberitahukan bahwa beasiswanya diberhentikan, dan pihak keluarga menerima, dan mampu untuk membayarnya, David juga bersikap biasa2 saja tentang pemberhentian beasiswanya. Bagi yang mengenal dia, tentu tahu bahwa dia orang yang sangat cuek, hal ini juga dapat dilihat dari post edwin.

3. Dikatakan pula, bahwa David depresi karena tidak mampu menyelesaikan FYPnya. Seorang rekan David disana menyatakan bahwa FYP David hampir selesai. Dia tidak pulang ke Indonesia pada akhir semester lalu, karena ingin berkonsentrasi menyelesaikan FYPnya. Bagi yang mengenal David, apalagi kami teman sekolahnya, tentu tahu, David sejak dulu memang ketagihan game, tapi 1 hal, dia selalu mengerjakan tugas dan PRnya dengan baik, tanpa bantuan orang lain apalagi menyalin hasil pekerjaan orang lain. Jadi, jika dikatakan dia menyerang dosen pembimbingnya karena FYPnya tidak selesai, hal itu benar2 tidak masuk diakal.

4. David diberitakan pula menghilang dari pergaulan selama kurang lebih 1 minggu sebelum kejadian, namun keluarga David tahu yang sebenarnya, David sedang berkonsentrasi untuk menyelesaikan FYPnya, jadi pernyataan bahwa David menghilang dari pergaulan karena sedang depresi dan ingin membunuh itu sangat tidak valid, karena saat itu dia banyak chatting dengan kakaknya, bahkan bermain game online bersama temannya di Indonesia. Terlihat seperti orang depresi yang mau membunuh dosennya? Tidak sama sekali!

Saat ini fakta-fakta yang muncul setelah menyingkirkan pemberitaan media adalah:
1. David meninggal jatuh dari lantai 4, tanpa luka sayatan di pergelangan tangan, dan dengan luka di bagian leher, serta bagian bokong berlumuran darah.
2. Sang Profesor keluar dari rumah sakit dalam 2 hari, tanpa kejelasan dan foto apakah dia terluka atau tidak.
3. Pisau tidak jelas berasal darimana, dan ditemukan tanpa gagang.
4. Pihak universitas menutup-nutupi kejadian ini.

Spekulasi dan kemungkinan-kemungkinan:

Apakah benar David menyerang profesor saat dia sedang membungkuk menghadap ke layar komputer? Jika itu benar, maka tidak mungkin saat ini profesor tersebut telah pulang ke rumahnya dalam 2 hari sejak kejadian.

Apakah sang profesor tersebut yang justru menyerang David?
Tidak tahu, namun jika ya, apa motifnya?

Saat ini santer beredar di Singapura kabar bahwa sang Profesor ingin merebut FYP milik David. Hal ini didukung oleh kesaksian teman David yang mengatakan FYP David hampir selesai. Apakah mungkin seorang dosen dan Profesor dari universitas terkemuka di negara maju mau merebut FYP milik mahasiswanya sendiri? Apakah ini motif sesungguhnya? Kita tidak tahu!

Apakah ada orang ketiga dalam kasus ini?
Kita tidak juga tahu.

Ming, saat ini lo udah gak ada, gak ada lagi yang bisa kita lakukan buat lo, selain pulihin nama baik lo, dan menyatakan kebenaran, lo istirahat yang tenang aja disana.

RIP, ming.

Kabarkan ini ke teman-teman, saudara, dan copylah tulisan saya ini di blog/forum/facebook/friend
ster anda.

Salam.
Klemens A.

36 komentar:

anggun mengatakan...

pokoknya gw percaya abis sama ni penulis.....
kecerdasan intelegensia seseorang jelas mempengaruhi kecerdasan emosinya juga kok.
pokoknya kebenaran harus ditegakkan.
sebagai sesama mahasiswa, kita harus bantu kejelasan meninggalnya david.
kasian, dia kalo meninggal dalam keadaan terfitnah kayak gini.
pokoknya kita harus bantu balikin nama baiknya.

konix_bam mengatakan...

waduh,,.. maaf nih mas, sya ga bisa bantu..

Jan mengatakan...

Kita harus bela mahasiswa dan putra bangsa ini. Bersihkan nama baiknya. media massa, TV, surat kabar, internet, milis, sudah selayaknya menekan kepada Deplu dan kedubes RI di singapore, untuk mencari dan mengungkap fakta sebenarnya.
Kalau perlu, boikot semua University di Singapore.
maaf, essssmosssii neh...!

salam,
dede
http://www.belajardiaustralia.com

Sosys mengatakan...

wah.. ini uda masalah sulit..

ada baiknya pake cara mudah.. post ke detik.com, biar rakyat indo baca semua, trus ntar sama anggota Komisi DPR bakal dicek, dan orang yang berpangkat di Indo bisa bantu..

piNkkkkkkk mengatakan...

wah makasi infonya nii.. parah banget sih itu yg dii spore =.=" ckck

gga nyangka

angela mengatakan...

kita percaya, bahwa pasti Tuhan tidak akan membiarkan yang salah hidup enak. kita yakin Tuhan pasti membalasnya. Tidak ada orang yang sebodoh itu bisa terima akal2an mereka. Itu cuma mau menutupi politik diplomatik negara mereka aja.
Tapi bodohnya mereka malah menggali lubang sendiri. Makin banyak orang yang terlibat kejahatan tsb, makin banyak orang yg akan dihukum oleh Tuhan, amin!

exorcist mengatakan...

darah di bokong?
cuman perasaan gw atau gmn...tapi yg terlintas di kepala gw..
korban pelecehan seksual (gay)

*cuman asumsi

Anonim mengatakan...

setuju ma asumsi profesor yang nyerang david..
orang singapur kan wkt muda musti ikut wajib militer supaya badannya kuat.. coba bandingin ma david yang anak IMO berkacamata.. palagi umur si prof baru 45 tahun. bokap gw aja yg umur 46 tahun masih kuat ngangkat gw (17th).. kenyataan david nyerang profesor lalu profesor lari sangat tidak logis. si profesor bisa melawan apalagi luka yang ditimbulkan dari pisau kecil itu bisa sembuh dalam dua hariiii?????

Irwan mengatakan...

apakah pemerintah kita bisa ikut membantu untuk menyelesaikan masalah ini dengan tegas?

monang mengatakan...

Selidiki pihak Profesor kalau sebagai
pelakunya harus ditindak secara hukum
yang berlaku....

monang mengatakan...

Kebenaran harus kita tegakkan.. pihak keluarga Almarhum David harus ketemu dgn sang Profesor untuk menanyakan langsung apa sebenarnya yang terjadi..Untuk membuka tabir misteri kematian David.... Semoga Allah menberikan kekuatan dan ketenangan bagi keluarga yang ditinggal....

Andryadi mengatakan...

Semua yang mencintai David,
Saya juga tiba-2 ingin menjadi pengamat terhadap kasus David; Yang menjadi pertanyaan saya adalah :
(1) Saksi yang melihat tubuh David meluncur kebawah perlu diinterogasi,apa tindakan yang dilakukan oleh saksi? Kalau saksi kemudian memegang tubuh David dan menyatakan meninggal (seperti yang dilansir di berita-2 awal),hal ini agak janggal...sebab seseorang jatuh dari ketinggian lantai 4 tidak mungkin akan langsung meninggal,kecuali kepalanya pecah & otaknya keluar,umumnya tubuh yang lain masih mengejan bila tidak mengenai kepala...
(2)Harus ada tekanan-2 yang diberikan kepada Pemerintah dan Aparat Singapura dalam menangani kasus David ini,baik oleh Pemerintah Indonesia dan Pers Indonesia,bagaimanapun seorang David adalah asset bangsa & pernah mengharumkan nama bangsa di Indonesia pada waktu Olimpiade Mathematika & Fisika di Mexico (?)
(3)Sekolah yang dulu pernah menjadi almamater David (SMUK-1 BPK Penabur Jakarta) harus menjadi pioneer dalam menekan NTU untuk secara fair menyelidiki kasus ini dan memberikan pernyataan yang terbuka, kalau hal ini tidak dilakukan oleh NTU, maka SMUK-1 sebagai Lembaga yang pernah membesarkan/mendidik David harus memberikan "pressure" untuk tidak memperbolehkan anak didiknya melanjutkan kuliah di NTU Singapura,sampai kasus David ini dituntaskan.
(4)Kenapa jenazah David di kremasi? Kalau seandainya dibawa pulang ke Indonesia,maka orang tua nya berhak meminta pihak kepolisian RI untuk melakukan otopsi atas jenazah David, sehingga dapat diketahui secara pasti apa penyebab kematian David,dan juga tentu Pemerintah RI dalam hal ini Kepolisian RI bertindak mengusut kematian WNI-nya.

Demikian.

d-R-1-x mengatakan...

i'll forward it

Edwin mengatakan...

berita ini bner2 bikin penasaran dhe..tapi gw punya sedikit pendapat tentang motif si profesor berdasar dari teori kebalikan ini, dimana profesor yang menyerang David.

coba qta pikir pelan2, dari cerita2 yg sudah kita baca, walo ga semua kenal David, tapi dari bukti yg ada, David itu orangnya smart..
Bisa jadi begini, profesor nya sudah melihat hasil dari final project nya si David, n mungkin topic pembahasan yg dibuat David tuh bner2 top class.

bisa jadi ada kemungkinan pas jadwal ketemu itu, profesor membahas tentang topic itu, dan profesor itu berniat mengambil topic itu jadi milik pribadi (act as if it's belong to the profesor), tapi David menolak, n si profesor balik mengancam; terjadi sedikit perkelahian, lalu David lari dari ruangan profesor itu, n berlanjut ke seperti apa yg qta ketahui

ini cuman analysis gw pribadi, cuz jujur aja dari smua berita yg gw baca (dari thread kaskus dan dari blog ini), kejanggalan nya terlalu banyak, n kepolisian S'pore terlalu menutup2i hasil autopsi. Ga ada alasan buat kepolisian menutup2in hasil autopsi ke keluarga, mpe ngelarang segala macem gitu. Keluarga harusnya punya hak juga buat tau hasilnya.

yah moga2 kebenaran tentang kasus ini segera terungkap. Moga2 David diterima di sisi-Nya. Amin..

buat penulis, nice analysis bro..

septian mengatakan...

"3. Saat keluarga tiba di TKP senin malam, karena tidak diizinkan untuk melihat jenazah, keluarga datang ke NTU untuk melihat TKP, namun saat sampai, polisi tidak menemukan satupun bekas darah ataupun police line. Hebat bukan? Hanya dalam waktu sekitar 7 jam sejak waktu kejadian, TKP telah bersih total, adakah alasan untuk buru2 membersihkan TKP?"

hai klemens, pengen komentar mengenai hal yang ini ya. (saya kerja di ntu btw) =)

saya ke tkp nya jam 330 sore pada hari yang sama, dan waktu itu melihat atap kaca jembatan nya sedang dibersihkan oleh janitor ntu (dengan cara disiram menggunakan selang air). terus saya menelusuri jejaknya dari lantai B2 (lantai atap kaca jembatan tersebut) sampai lantai B1 (lantai kantor prof tsb), dan memang terlihat bekas2 baru dipel/dibersihkan, tp memang sudah terlihat bersih dan tidak ada bekas darahnya lagi whatsoever.

seorang kawan saya sendiri melewati jembatan tersebut jam 2 siang dan masih melihat bekas darahnya disana.

mengenai alasan untuk membersihkannya sendiri, saya pikir alasannya cukup praktis. basically karena jembatan itu adalah jalan umum yang menghubungkan dua gedung di ntu dan karena itu perlu segera dibersihkan agar dapat dilewati lagi dengan 'nyaman.' (saya sendiri dalam minggu ini sudah melewati jembatan itu sekitar 2-3 kali)

mengenai police linenya sendiri, hr selasa saya sempat kesana lagi, dan masih melihat satu police line disana, walau memang secara kasat mata tidak terlihat, soalnya itu terletak sekitar 20 meter dari lokasi jatuhnya.

semoga bisa membantu dalam menjelaskan poin ini. kalau ada pertanyaan2 lagi (terutama mengenai konteks ntu itu sendiri, misal konteks geografis dari lokasi etc) juga bisa email saya saja. =)

Mgal_87 mengatakan...

g mau sharing jg sih soal pndapat g mengenai darah di bokong itu.
g gak tau apa ini bener ato salah, hanya pikiran spontan yg terlintas gitu aja.
apakah darah di bokong itu karna luka di bokong? rasanya cukup aneh buat org utk menusuk org di bagian bokong, krn bokong itu bukan bagian vital manusia.
trus, drmana darah di bokong brasal kalo bukan dr luka? apakah mungkin david yg berusaha menghentikan darah di lehernya yg terlalu byk dan me-lap nya ke bokong (tahu kan ada org yg punya kebiasaan me-lap tangan yg basah ke bokong?) mengenai ini g gk tau apa david punya kebiasaan spt itu...
g turut prihatin n bener2 berharap yg terbaik buat keadilan alm.
may he rest in peace..

Nauffal mengatakan...

ijin pasang di fesbuk ya mas

Anonim mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.
reza mengatakan...

Kalau benar adanya dugaan si Prof Kunyuknyuk (ga bener2 baca nama profnya) mau mengambil FYP David, tampaknya mengambil "kepemilikan" Indonesia sekarang sudah menjadi semacam mode. Pertama Malaysia, sekarang mulai Singapura.

Tapi Singapura sudah mulai dari lama, "mengambil" pasien yang mau berobat dari Indonesia.

Semoga kebenaran cepat terungkap, semoga David bisa istirahat dengan tenang.

Gimana nih Pak SBY?

Timothy Glenn mengatakan...

wah makasih neh kepada Thread Starter

akhirnya gw tau juga beritanya

disini(di malaysia) banyak yang gak tahu loh,padahal cuman beberapa 'klik'doang dari singapore kalo diliat pake peta....

asumsi gw: orang singapore emang aneh
ga beda sama orang malaysia yang sukanya mencuri budaya,kalo singapore mencuri ilmu

itu cuman asumsi gw

r i p ...

salam,
timo

mahasiswa indonesia di malingsia

Fox mengatakan...

Suatu kejadian pembunuhan, selalu didasari alibi dan motif. Untuk motif rasanya kurang kuat kalau seseorang membunuh gara-gara ga dapat beasiswa lagi.

Kalaupun membunuh apakah akan mempengaruhi dapatnya beasiswa ?
Apakah keputusan universitas dapat
berubah seenaknya ?

harry mengatakan...

kata orang2 yang percaya, kalau belum 40 hari meninggalnya, arwah david masih bisa dipanggil oleh teman2 yang mau mendengarkan penjelasan langsung dari david sendiri ? apa benar ?(via jalangkung ?, supaya tidak penasaran).

Sufei-Lie mengatakan...

Yup s7 sama ide Harry, kadang butuh something yg out of logic! nothing 2 lose juga, apapun asal untuk nama baik David (dan murid Indo yg skolah overseas)

jangan sampai David "DIBUNUH" ke-2 kalinya lewat penyudutan berita2 Media Singapura itu.

HHm secara logika aja seperti pepatah "Lempar Batu sembunyi tangan" ga heran lha dengan kredibilitas NTU yang dibanggakan Singapura sebagai gudangnya Ilmuwan, tentu pemerintah setempat juga takut malu dan berusaha dengan berbagai cara untuk menutupi aib daripada tercoreng.(termasuk melemparkan semua alibi negatif kepada David - yg notabene sudah meninggal, menghapus bukti2 secepatnya-berharap semoga ISSUE ini menguap) coba kalau terjadi di Univ biasa2 aja, tentu lain cerita skenarionya..

tersangka utama pasti Prof.Chan, dihipnotis aja biar alam bawah sadarnya yang membongkar (kalau pakai Lie detector ati2 d secara Profesor mesin gitu loh yang diperiksa, kali2 aja dia tau cara kerjanya..)

PEMERINTAH INDONESIA harus tegas dan BUKA MATA untuk mengusut masalah ini!! Aset WNI banyak di Singapura! Singapura TAKUT dalam keadaan resesi ini jadi semakin terpuruk,hhmm gelagat seperti gelagat orang cemas dan panik, memberikan pernyataan pun asal tanpa bukti dan plin-plan..

R.I.P David..
berikan petunjuk bukti dengan "caramu"!

TEGAKKAN KEADILAN CARI KEBENARAN!

Andaman mengatakan...

guys, setau gw sih, percuma minta tlg sama pemerintah indonesia. Soalnya pemerintah indonesia tuh engga ada kekuasaan sama skali di singapur (mreka ga ada perjanjian ekstradisi). Beda sama australia, pas ada bom bali dulu, polisi Ausi masuk ke Bali bt ngadain investigasi.
Sedangkan utk kedubes indo di sg, jgn di harapkan, they save their own ass. Mreka milih jalan aman aja dan cenderung nunda2 atau ga mau follow up investigasinya..
kalo ada usul soal interpol, kayanya too much deh, di banding sama kasus2 genocide yang ini sih kecil bgt.. tp engga tau juga deh kalo memungkinkan..

FYI mostly orang singapur itu engga suka sama org asing yg "lbh hebat dr mreka" tp emang ada sih yg baik2 banget.. tp mreka itu engga suka di kalahin, walopun udah kalah.. luckily tmn2 gw di sg bae2..

caramello mengatakan...

Hi saya salah satu org yg sangat percaya kl kasus David itu sangatlah ganjal.. saya ga tau apa komen saya bs membantu apa tidak, cuman saya mrasa agak aneh d satu point, which is yg katanya gagang nya pisau nya ilang.. saya ada lihat somewhere tentang fotonya professor Chan Kap Luk nya pas dia d kasi pulang dr rumah sakit nya. Itu tangan dia dibalut perban --> brarti dia ada luka di bagian tangannya kan? trus ini sangatlah klop bngt kl mo bilang si professor itu tangannya terluka karna mencoba menghilangkan gagang pisau nya (entah dgn cara apa) tp ini hanyalah asumsi saya.. karna mnurut saya kl org yg luka nya di punggung terus luka di tangannya tuh gara2 apa? ini kasus sangat2 lha mencurigakan.

saya bnr2 meng support kalian dalem investigasi kasus ini.. saya hanya mengharapkan saja polisi di Singapore jg ga menutup nutupi kebenaran upaya tuk menjaga nama baik skolah yg lumayan ternama.

Butik Gue mengatakan...

Btw neh ya.. nurut gua.. itu kan dr potonya semua berlumuran darah tangganya berarti kira2 dr ruangan prof ke tmpt david terjatuh, berarti si david yg terluka, kl emang david tikam prof di kantornya, otomatis tuh prof terkapar/plg gak krn shock gk sempat melawan, jd gmn bisa si david yg terluka? kl emang david yg tikam tuh prof duluan, berarti otomatis david yg dlm keadaan lbh strong untuk bs tikam prof bahkan bisa tikam prof sampe mati kl emang dia berniat gt, jd kecil kemungkinan kesempatan buat prof untuk melawan , tp sedangkan dr gambar, tuh darah2 nya di tangga, berarti si david yg terluka, jd kemungkinan david yg di serang, david yg mo di bunuh, tp di beritain bahwa david yg tikam prof dr belakang, trs David bunuh diri..sampe skrg jg gk ada poto2 lbh jelas ttg keadaan prof/luka di blakang.. ato jgn2 emang gk ada luka tikaman? cm rekayasa aja..

Kl emang david mo bunuh diri ato plg gak uda berniat mengakhiri hidupnya, napain dia hrs lari keluar n loncat? napa gk berbunuhan aja sama si prof, plg gk bunuh tuh prof dl (krn di berita di blgin motif dia tikam prof krn sakit hati, kl emang dia sakit hati, napain dia gk tikam tuh prof sampe mati dl, trs br akhirin hidup dia kl emang dia takut masuk penjara)

Jadi sebenernya banyak banget hal2 yg mencurigakan, mgkn singapore berpikir bahwa mrk merekasaya cerita spt ini, mgkn mrk pikir kl org indo/temen2/keluarga yg di tinggalkan gk akan ungkit cerita ini, tp kenyataannya banyak org yg berpendapat bhwa kasus ini sangat janggal untuk kasus org yg sakit hati, tikam prof trs bunuh diri...

Trs, emang bener, kl kita pkr scr logika, kenapa penyelidikannya terlihat spt cepet2 di akhirin, uda di bersihin tmpt TKP, darah2..

Trs yg ttg "Saat keluarga tiba disana senin malam setelah kejadian, keluarga ingin langsung melihat jenazah David, namun dihalangi oleh pihak2 tertentu,dengan alasan sudah peraturan, tentu saja keluarga harus menurut, apalagi saat itu keluarga masih syok"
Bukannya biasa di mana2 tuh kl ada kasus kejadian pembunuhan ato bunuh diri ato segala macem yg menyangkut uda ilang nyawa, bukannya biasa keluarga di suruh2 cepet2 dateng untuk ngeliat, ini kok malah di halangin2, apalg tuh dr pihak keluarga, org tua sendiri, bukan dr pihak org luar..

Nah skrg ada lg kasus yg org china yg dr lab yg sama.. yg di beritain "tewas tergantung di apartmentnya"
Uuupps.. Bunuh diri "JUGA" ??
APa gak terlalu "Kebetulan" Tuh...??

Saya jg sangat mendukung kasus ini di selidiki lebih lanjut untuk mengungkap kebeneran.. JGn sampe basi neh kasus, harus di tegakan keadilan dan membersihan nama baik Alm yg ktnya tikam prof..
Kl emang prof yg salah, prof yg pelaku pembunuhan, smoga bisa di proses scr hukum..

XiaoXinLie mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
XiaoXinLie mengatakan...

Ingin menyampaikan pesan yg mungkin David hartanto ingin katakan.. Jika Topicnya adalah:
"Buat apa gw berniat bunuh Profnya? & Buat apa saya nekat bunuh diri?"

i think sbg manusia apalagi punya otak pinter dalam hal berhitung, David pastilah juga bs menghitung bagaimana mendapatkan hasil yg benar utk masa depannya(spt urusan mate,fisika,kimia,or etc, setiap soal yg sulit david selalu bs menghitung untuk mendapatkan hasil yg BENAR) <-- kalo ada yg blg gw salah, terbukti david pernah mewakili INDONESIA dalam bidang tsb.

(menurut gw, stlh gw memikirkan nasib david n mendoakan dia agar R.I.P, gw spt merasa ingin berkomentar di smua blog(kalo bs anybody bs copy pesan gw ini,kl mnrt anda benar).
Saya ingin komentar yg smg scr tdk lgsg menyampaikan pesan david untuk Dunia,Jawaban BENAR dari (TOPIC) ADALAH "Buat apa gw berniat bunuh Profnya? & Buat apa saya nekat bunuh diri?" yaitu:
1. Ortu saya sudah melahirkan saya, mendidik saya dgn baik, pastilah saya akan berusaha membalas budi kedua ortu "papa n mama"
nb. Bayangkan pesan mamanya agar menjaga kesehatan dgn ingat2 banyak minum. <-- hal kecil aja david sanggupi n berbakti(spt diberitakan di tkp,bahwa di tas david,david tdk lupa membawa btl air minum n handuk). Hal kecil saja anak ini berbakti, coba bayangkan.. Kok bs ia mau (baca "topik")? Jika kita pake akal manusia.. Itu 100% ga mungkin david senekad itu. Tp jawaban tetap tuhan aja yg lebih tau..(pribadi gw hanya berharap biar tuhan aja yg menghukum atau mengasihi pihak yg terlibat dalam kasus ini)
2. David hoby main game. Dia pasti bs tau. Jika ia berbuat ("Topic"), konsekuensi msk penjara, di penjara mah ga ada yg namanya kmptr apalagi laptop,yg ada malah siksaan, belum lagi nama besar keluarga & harga diri jadi Buruk. <- ini aja uda ngeri, mana mungkin david mau bunuh diri. Msk penjara aja ogah.
3. David sudah bertahun2 belajar keras, walau dia senang games dia tdk lupa buat tugas.buktinya tmn2nya diberita mengakui david itu tdk pernah Nyontek pr org lain,artinya disiplinnya ada, wkt blajar wkt game anak ini bs dgn dewasa Mengaturnya. Logikanya David capek2 habisin waktu bertahun2 utk menimba ilmu di NTU apakah dgn bodoh korbankan jerih payahnya tanpa hasil malah minus hasil?(yg baca pasti sudah tau jwbnnya, biar anda menjawab)
4. Pengakuan abang kandungnya di media televisi indonesia(RCTI), beliau mengatakan pada hari pertama beasiswa david dicabut,david sudah menelpn papa mamanya, disana david mengatakan pa ma, beasiswa david sudah dicabut. Tetapi papa mama n abang kandung kemudian menyampaikan pada david tidak apa2. Hanya tinggal semester akhir, biayanya baru beberapa juta(saya lupa,memory saya blg kmrn diberita abangnya mengatakan sktr sing dollar $3000-$5000) dan pihak Ntu juga sudah menerima bahwa itu boleh dicicil, jadi abang kandung beliau mengatakan masalah itu sudah tdk menjadi masalah dan dibicarakan dgn tuntas,krn keluarga sudah mendukung agar david melanjutkan sampai graduate.jd tdk mngkn gara2 beasiswa diputus spt diberita. David kmdn berbuat nekat. Abang david kemudian menyesali pemberitaan media tsb.

utk admin blog, kalo tulisan saya ada yg sembarangan ngomong n ga msk akal.. Hapus aja comment gw. Krn saya hanya menyampaikan pesan/pendapat dari hati saya.
Sabbe Satta Bhavantu Sukitatha, hope David Hartanto tidak dendam n bs reinkarnasi ke alam bahagia.
Thx,
HenRy (MeDan)

Imelda mengatakan...

Klemens...
Thanks for the info..
I really interested on everything about Ming2..
Please always update the news...
Keep ur spirit for looking the truth..
Why don't you post this blog to the international news?

brief mengatakan...

hm3
gila yaaa...
tega beneeerrr
maaf, ga bisa bantu, bantu doa aja kali ya, hehe :)

bete jugak ma kedubes di sana, bisanya cuma nongkrong doank di kantornya, tau ada kasus ginian bisanya cuma duduk manis, pasrah nunggu hasil...
haaaaaaaaaah! (sori, panas neh, fiuh!)

kalo bisa neh tulisan banyak2in aja yang ngepost gitu.
di web2 yang banyak dibaca orang jugak kalo bisa.

thanks buat infonya,
jangan lupa kasi tau perkembangannya ya...

wassalam.

Imelda mengatakan...

Berita baru...berita baru..barusan gw baca berita di detik ada peneliti NTU yang mati lagi..ketabrak..gw sih gak percaya kalo dia mati ketabrak..terlalu kebetulan..iya kan? gw percayanya kalo dia tuh mati sengaja ditabrak ama pihak-pihak yang brengsek itu...Kenapa kita gak coba gabung aja ama temen"nya Zhou, orang Cina yang mati dibunuh itu???

tedy mengatakan...

Menurut saya ini adalah kasus yg tricky.
Ada pihak yg ingin merubah Mind set kita agar tragedi ini
terlihat seperti kasus bunuh diri, tapi saya yakin banyak pihak sudah mulai menyadari kejanggalan di tragedi ini.
Menurut saya perlu dicheck
- Darah yg tercecer di TKP, apakah benar itu kepunyaan david ? dan sudah berapa lama darah itu tercecer di lantai dan tempat2 lainnya.
- Adakah orang yg dihubungi / menghubungi david dalam 24 jam terakhir
- Adakah orang yg melihat / ditemui david dalam 24 jam terakhir.
- Siapakah orang yg sering david bicarakan akhir2 ini.
- Apakah benar david datang ke kampus pada tanggal 2 maret?
- Jika ada saksi mata berkata david melompat / terjatuh, bagaimana detail proses dia melompat, di media2 tidak tercatat bahkan terkesan tidak jelas.
Jika david tinggal di dorm maka hal tersebut bisa dicheck lewat CCTV dorm, pasti terdapat rekaman kapan terakhir kali david pulang ke kamarnya.
Menurut saya ada kemungkinan david dibunuh lebih awal kemudian dibuatlah skenario,pada tgl 2 maret david ke kampus bertemu dengan profesor pembimbing lalu karena frustasi beasiswanya dihapus, profesor ditusuk dan akhirnya dia loncat bunuh diri.
Untuk membuat drama skenario itu tentulah dibutuhkan persiapan yg matang seperti mensetting tempat kejadian, lalu menempatkan barang2 sesuai skenario (pisau tanpa gagang, ceceran darah, tas david, tidak adanya CCTV di lokasi)
dan mungkin saja saksi2 palsu yg berkata kalau mereka melihat david loncat bunuh diri.
Kemungkinan ini bisa saja terjadi kalau kita mengacu begitu cepatnya TKP dibereskan.
Kita seolah-olah dibawa ke satu momen dimana tragedi itu terjadi pada tanggal 2 maret pukul 10 AM dan ada loncatan dari lantai 4 ke lantai 1. Apakah ini sungguh terjadi? ini perlu dipastikan lebih lanjut.
Hasil otopsi sangatlah penting karena darisana kita dapat mengetahui kapan waktu
sebenarnya david meninggal dan penyebabnya, dan juga dapat diketahui adakah anggota tubuh yg rusak akibat dari loncatan dengan
ketinggian yg dapat menyebabkan kerusakan organ2 tubuh seperti tangan, kaki, kepala, dll.
Diharapkan hasil otopsi dapat segera diumumkan dan tidak direkayasa.
Satu hal yg sangat misterius yaitu projek akhir yg sedang david kerjakan dan tercatat pula ada pendanaan untuk projek tersebut dengan jumlah yg cukup ($500.000), Adakah seseorang yg pernah mendengar langsung atau mengetahui
project akhir yg sedang dikerjakan oleh david? Siapakah Prof CKL sebenarnya ? Sepertinya tidak banyak media yg memuat profile tentang profesor tersebut, bahkan tidak ada informasi yg jelas dan terkesan misterius. Mengapa NTU terkesan ingin menutupi kasus ini,
apakah ada kemungkinan NTU terkait dengan ini semua ? apakah NTU yg mendanai project tersebut? Mungkinkah david sudah membuat backup / salinan dari project yg sedang dikerjakan, yg mungkin saja di save di HP,ipod,sebuah website or portable HD,etc. Kalau saja dapat ditemukan salinan / copy dari projek akhir tersebut,
mungkin itu sedikitnya dapat membantu memecahkan kasus ini.
Akhir kata saya berharap kasus ini dapat segera terpecahkan dan keadilan ditegakkan.

Anonim mengatakan...

broo,,,

minta ijin copas buat di blog gw + fb yah...

Anonim mengatakan...

Berdasarkan hasil autopsi dokter forensik dan berbagai analisis yang logis, David Hartanto adalah korban konspirasi pembunuhan yang belum terungkap.

Kita lihat bagaimana peran pemerintah SBY apakah ada perhatian samasekali atau dia (SBY) gak ada perhatian terhadap rakyatnya yang dibunuh di Luar negeri.

Helios_Planner mengatakan...

wah2, skrg pak boediyono sama sby mulai turun tangan nih. doa lu orang mulai terkabul, ini uda di bawa ke urusan negara.

moga2 aja para pemerintah nolong david gak cuma gara2 alasan politik cari muka.

wah tapi kalo urusan uda masuk ke negara...

indo vs malay (karena bom)
indo vs singapur (kare david)

gwhahaha musuhnya negara tetangga semua.

finaly... the epic battle begin

rian sugara mengatakan...

Peringatan untuk ilmuan muda yang tengah menuntut ilmu di negeri orang jika kamu membuat suatu penelitian jangan terlalu bersemangat untuk memberitahu dosen atau kepublik, sebaiknya materi penelitian yang dianggap sangat penting an bernilai jual segera lakukan backup dan kirim ke tanah air beri pada pada orang yang mengerti dan dipercaya, dan jika sudah ada di Indonesia lagi baru paparkan penelitiannya ke publik....