Untuk informasi terkini mengenai kasus David Hartanto, silahkan kunjungi www.davidhartanto.com

Rabu, Maret 11, 2009

Konteks Bangunan Lokasi Kejadian - Sebuah Ralat Kesalahan Media, dan 1 Lagi Kejanggalan

Ini reply dari seorang teman di NTU yang ingin mengklarifikasi beberapa hal. Meskipun bagi saya, klarifikasi ini belum menjawab pertanyaan apakah dia kabur atau berniat bunuh diri, saya hanya mau memberikan informasi bagi orang-orang yang ingin menyelidiki lebih lanjut tentang kasus ini, semoga post ini berguna.

“Insiden pada lantai 6, terjun pada lantai 4? Dia berencana lompat atau kabur dari seseorang?”

Konteks Geografis NTU

Pertama, klarifikasi mengenai lantainya tersebut. NTU menggunakan sistem penomoran lantai yang mungkin berbeda dari biasanya. Lantainya bisa berada di atas tanah namun diberi penomoran Basement 2 (B2), misalnya. Hal ini dikarenakan School of EEE ini terletak di bagian Selatan (South Spine), yang dibangun lebih telat dibandingkan bagian Utara (North Spine), dan bagian Utara tentunya diberi nomor lantai lebih dahulu. Karena NTU berada di daerah yang berbukit, maka lantai dasar di North Spine (lantai 1) menjadi lantai tertinggi di South Spine. Dan karena kedua bangunan ini terhubung, penomoran lantai yang konsisten akan mengakibatkan lantai-lantai di South Spine diberi nomor Basement semua, untuk menyesuaikan dengan standar di North.

Kemudian, perhatikan bahwa ada empat wings di masing-masing Spine, yaitu blok N1-N4, dan S1-S4. School of EEE sendiri terletak di blok S1 dan S2. Dan beberapa bangunan yang baru dibangun akhir-akhir ini, seperti bangunan S2.1 dan S2.2. Lokasi kejadian sendiri adalah di jembatan yang menghubungkan antara blok S1 dengan Research Technoplaza. (titik hijau)

Blok S1 sendiri terdiri dari lantai ‘1’ (yang hampir tidak pernah dilewati dan tidak memiliki akses kemana-mana, basically itu atap beton saja) di paling atas, dan lantai B6 di paling bawah. Kantor-kantor dosen terletak di lantai B1, dan perhatikan bahwa koridornya tertutup seluruh lantai, yang mungkin menjelaskan mengapa Ming2 tidak terjatuh dari lantai B1 (lokasi insiden di kantor prof). Simply karena lantai B1 itu tertutup. Baru seterusnya dari B2 sampai B6 semuanya terbuka (biasanya menjadi tempat lab-lab).

Jadi, insiden di kantor profnya terjadi di lantai 6 (B1), namun jatuhnya sendiri dari lantai 5 (B2), bukan lantai 4 (B3). Jembatannya sendiri memang terletak di lantai 4 (B3), namun atap jembatan tersebut (tempat jatuhnya Ming2) terletak di lantai 5 (B2).

Sebuah kejanggalan baru, letak pisau yang tidak wajar.

Ini gambar yang diberikan oleh seorang teman di NTU yang juga memberikan keterangan diatas, komentar dibawah adalah komentar saya.

Coba perhatikan kedua gambar ini:

Lantai B1


Perhatikan kantor CKL (Prof Chan Kap Luk) dan lokasi jatuhnya David, dan juga lokasi jatuhnya pisau, apakah ini wajar? Jika dilihat, lokasi jatuhnya pisau SANGAT JAUH dari lokasi jatuhnya David, bahkan tidak berhubungan dengan jalur dari kantor CKL menuju jembatan, apakah yang terjadi sebenarnya? Jika dibilang bahwa David lari untuk membunuh dirinya, ini terlalu aneh. Apa yang sebenarnya terjadi?

Ternyata pertanyaan ini langsung terjawab:
Link
"It's said that some people heard calls for help that morning during the time the incident happened, with Prof Chan seen running to the left (after leaving the room), while David ran to the right."

Hal ini konsisten dengan penemuan pisau itu, yang berada di lobi A-B. Yang berarti bahwa profesor tersebut yang terakhir menggenggam pisau?

1 pertanyaan lagi, untuk apa pisau tersebut dibuang disana?

9 komentar:

paula mengatakan...

sbg salah satu generasi muda penerus bangsa,,saya dukung sepenuhnya pelacakan untuk mengungkap kasus david,,bukti2 mengarah bahwa CKL lahh yang lebih mungkin mlakukan pembunuhan,,bukan david,,untuk apa org yg mw bunuh diri menyempatkan diri untuk menghapus sidik jari di pisau,,lalu mana gagangnya????satu ptnyaan lagi yg mengusik pemikiran saya,,apakah CKL saat itu bekerja sendiri???ato ada yg (sengaja ato tdk sengaja) turut membantu???bgmn dengan pelaku bunuh diri berikutny,seorang warga negara China yg kebetulan bekerja dsna,,mengapa pula dia harus bunuh diri klo tidak ada hubny sama sekali dgn CKL atopun david????

paula mengatakan...

satu pertanyaan lagi,,apakah tdk ada kamera CCTV di universitas bergengsi seperti NTU??

anonim mengatakan...

Bukti baru ini sangat mendukung dugaan kita sebelumnya, yaitu prof yang membunuh david (baik secara sengaja ataupun tidak sengaja). Saya harap temuan baru ini bisa diterjemahkan ke dalam bahasa inggris dan diposting di forum2 spore, lebih baik lagi jika diposting di situs resmi polisi dan NTU. Supaya mereka tau orang indo gak semudah itu dibodohi. Polisi harus berpikir 2 kali untuk mengabaikan bukti di atas. Bila perlu kita kirimkan dvd CSI atau Forensic Heroes (HK) untuk mereka.

Mengenai staf NTU yang bunuh diri itu, saya yakin dia melihat, mendengar atau mengetahui sesuatu. Mungkin dia sempat mengaku pada atasannya dan oleh pihak NTU dia disuruh tutup mulut. Rasa bersalah pada david, stress dan tekanan bisa merupakan salah satu alasan dia bunuh diri (itu pun kalau benar dia bunuh diri..)

ona pooh mengatakan...

iya,, apa nggak ada kamera cctv di univ itu??? padahal ini univ berkelas internasional... oh God,, kami hanya ingin kebenaran terungkap,, dan nama baik david akan kembali seperti sedia kala, tidak tercemar, tidak tercemar!!!!

Wahyu Benardo mengatakan...

dear my friends
cctv tidak dipergunakan seketat itu,untuk dalam kantor tidak akan dipergunakan demi melindungi privasi sang empunya ruangan.
bukan masalah gengsi atau tidaknya suatu universitas.
Jika saya balik bertanya apakah kalian mau dimonitorin setiap hari dengan segala kecacatan dan kekhilafan kalian terekspose media begitu mudahnya.

Bagi yang ingin mempost di NTU/spore diharap lebih berkepala dingin,apakah anda dapat bertanggung jawab thd 'fakta' ini.
Ini belum lah kuat untuk diserahkan kepada pihak NTU dan kepolisian Spore sendiri
Terlebih kalian tidak tahu tempatnya begitu jelas,dengan melihat dari satu sudut pandang jangan bergegas memojokkan satu pihak..
Semoga kebenaran yang sesungguhnya terkuak

ona pooh mengatakan...

Ya,memang tdk mempermasalahkan tentang gengsi dan tdk membanding bandingkan dgn wilayah lain, tp cctv tdk sj dipasang didlm ruangan sj kan?? bs dipasang disudut2 area univ,bukankah komplek NTU tdklah kecil mungil?? Bukankah membutuhkan pengawasan extra untk pemantauan penjagaan univ agar aman ato untk mengawasi mewaspadai trjdinya hal hal yg tdk di inginkan semisal pencurian,penyelinap dll..!!! cctv bisa dipake sbagai ajang alat untk penyelidikan kan?Lagian kasus david tdk trjadi didalam ruangan sj kan??? Kalo pihak NTU tdk memasang cctv diluar ruangan,brarti mrk telah merasa mampu dong melakukan pengawasan dan pengamanan diarea NTU itu sendiri!Apakah trdapat bnyak penjaga keamanan disana? Dan kenapa kejadian yg notabene trjdi diluar ruanganpun tdk ada satupun yg tau?? David keluar masuk ruangan chan lwat pintu kan??

paula mengatakan...

stuju!!mksdny memang bukan dlm ruangan,,klo dlm ruangan ud psti cuma CKL n david az yg tau,,atoo benda2 lain yg mjd saksi bisu,,tp sperti koridor,pojok2 gembira,dll,,masa sihh tidak dipasang??IMPOSSIBLE!!lgpl knapa tdk ada yg menyinggung sdikit pun ttg cctv itu??apa krn prlu wktu utk mnghilangkan bukti???

Nurdin mengatakan...

Apartement yang saya tinggal pernah terjadi pencurian di ruang bilas kolam renang. 1 jam setelah kejadian korban melapor ke staff apartement dan security apartement bisa lacak siapa yg mencuri dr CCTV dan tertangkap! itu dalam hitungan jam! Saya juga tidak percaya NTU tdk ada CCTV. Mengapa kasus David perlu 1 bulan??? memang mreka (NTU&CS) mau bikin skenario cerita baru! Semoga rencana mreka gagal!

lovelygoodlife mengatakan...

kasus ini harus tuntas. Sayang kalo mahasiswa sekelas dia berakhir begitu saja.siapa saja dalangnya harus dapat ganjaran yang setimpal.